
Bola.net - Kericuhan yang terjadi saat laga Persipura Jayapura melawan Arema Cronus, Selasa (21/10) kemarin tidak luput dari penilaian Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Karena itu, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada dua ofisial yang melakukan aksi kekerasan terhadap penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga. Keduanya sama-sama dilarang beraktivitas di sepakbola selama setahun penuh.
Selain itu, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda sebesar Rp100 juta Panita Pelaksana (Panpel) pertandingan Persipura. Dalam pertandingan yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1 tersebut, sempat diwarnai adu jotos pemain Persipura, Ruben Sanadi dan pemain Arema, Dendi Santoso.
Keributan meluas hingga ke pinggir lapangan. Penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, bahkan sempat dicekik dan dipukul oleh ofisial pertandingan.
"Dua ofisial Persipura selain dilarang beraktivitas, mereka juga kena denda. Denda Rp 100 juta kami berikan kepada Panpel pertandingan Persipura melawan Arema karena tidak mampu menjaga keamanan pertandingan," ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan.
Selain menghukum Panpel dan dua ofisial Persipura, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada dua pemain yang terlibat adu jotos. Ruben Sanadi dilarang bertanding selama dua laga, sedangkan Dendi sebanyak satu pertandingan.
Selain Ruben, pemain Persipura yang mendapatkan sanksi adalah Dominggus Fakdawer. Pemain berposisi sebagai bek tersebut, mendapatkan sanksi larangan bermain untuk dua pertandingan. Komdis menilai Fakdawer sebagai pemicu keributan yang melibatkan ofisial Persipura dan LOC dengan Kurnia Meiga.
"Jika ditambah dengan kartu merah, maka dia (Ruben) dilarang tiga kali. Sedangkan Dendi, larangan dua kali pertandingan (kartu merah dan satu sanksi Komdis PSSI). Fakdawer juga kena, karena sudah pernah dihukum sebelumnya. Kemudian, ditambah insiden terbaru. Sehingga, dia mendapat larangan dua kali ikut bertanding," pungkas Hinca. [initial]
(esa/pra)
Karena itu, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada dua ofisial yang melakukan aksi kekerasan terhadap penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga. Keduanya sama-sama dilarang beraktivitas di sepakbola selama setahun penuh.
Selain itu, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda sebesar Rp100 juta Panita Pelaksana (Panpel) pertandingan Persipura. Dalam pertandingan yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1 tersebut, sempat diwarnai adu jotos pemain Persipura, Ruben Sanadi dan pemain Arema, Dendi Santoso.
Keributan meluas hingga ke pinggir lapangan. Penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, bahkan sempat dicekik dan dipukul oleh ofisial pertandingan.
"Dua ofisial Persipura selain dilarang beraktivitas, mereka juga kena denda. Denda Rp 100 juta kami berikan kepada Panpel pertandingan Persipura melawan Arema karena tidak mampu menjaga keamanan pertandingan," ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan.
Selain menghukum Panpel dan dua ofisial Persipura, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada dua pemain yang terlibat adu jotos. Ruben Sanadi dilarang bertanding selama dua laga, sedangkan Dendi sebanyak satu pertandingan.
Selain Ruben, pemain Persipura yang mendapatkan sanksi adalah Dominggus Fakdawer. Pemain berposisi sebagai bek tersebut, mendapatkan sanksi larangan bermain untuk dua pertandingan. Komdis menilai Fakdawer sebagai pemicu keributan yang melibatkan ofisial Persipura dan LOC dengan Kurnia Meiga.
"Jika ditambah dengan kartu merah, maka dia (Ruben) dilarang tiga kali. Sedangkan Dendi, larangan dua kali pertandingan (kartu merah dan satu sanksi Komdis PSSI). Fakdawer juga kena, karena sudah pernah dihukum sebelumnya. Kemudian, ditambah insiden terbaru. Sehingga, dia mendapat larangan dua kali ikut bertanding," pungkas Hinca. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2032277/original/089302400_1522054805-Pelantikan-Wakil-Ketua-MPR-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316220/original/069382100_1785918134-unnamed__76_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316452/original/099839900_1785928807-751a7c72-2de4-4123-9eba-ae699c24e215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316400/original/036347300_1785925726-WhatsApp_Image_2026-08-05_at_17.28.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306887/original/065864800_1784913814-jam8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315667/original/014986000_1785849701-IMG-20260804-WA0059.jpg)

