FOLLOW US:


Diwarnai Koreo Kemerdekaan, Rekor Kandang Persis Solo Melayang

18-08-2017 20:45
Diwarnai Koreo Kemerdekaan, Rekor Kandang Persis Solo Melayang
Widiyantoro © Arie Sunaryo

Bola.net - Persis Solo ditahan imbang 1-1 oleh Persipon Pintianak dalam laga lanjutan Liga 2 grup 4, di Stadion Manahan, Jumat (18/8) malam. Gol Persis dicetak Tri Handoko menit ke-50 melalui titik putih, setelah Agung Supriyanto dijatuhkan di kotak penalti.

Tendangan keras menyusur tanah pemain nomor 10 Tri Handoko gagal ditangkap kiper Daeng Lukman.

Asik menyerang membuat pemain belakang Persis lengah. Serangan balik Persipon membuat pemain belakang Persis kecolongan. Gol balasan diciptakan Nadly Renaldy di menit 88 melalui sepakan pelan ke tiang jauh yang tak terjangkau tangan Agung Prasetyo.

Tambahan waktu 2 menit yang diberikan wasit Moch Masrukin asal Malang tak mampu dimanfaatkan Persis untuk meraih kemenangan. Hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap imbang 1-1.

Laga ini juga diwarnai sebuah koreografi indah dari Posoepati untuk memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-72.

Dengan hasil akhir tersebut membuat rekor kemenangan kandang Persis terhenti. Namun demikian hingga pertandingan ke 11, Persis belum terkalahkan.

Hasil imbang tersebut juga membuat klasemen sementara Persis melorot ke posisi kedua. Persis yang mengantongi nilai 27 kalah dengan PSIS Semarang yang mengumpulkan nilai 29.

Pelatih Persis Widiyantoro dan CEO Persis Bimo Putranto meminta maaf atas hasil akhir melawan Persipon tersebut. Namun, meski imbang, ia mengakui anak asuhnya sudah berjuang maksimal.

"Saya mohon maaf ke suporter, ini salah saya, anak-anak tidak salah. Lawan kita parkir bus, mereka disiplin, kita sudah berusaha menyerang lewat sayap kiri, kanan. Kita kesulitan karena 10 pemain mereka di belakang. Kita terlena di menit akhir," kilah Widiyantoro.

"Saya mohon maaf, ini kita jadikan cambuk, introspeksi, kedepan lebih baik. Kedepan kita harus selalu meraih kemenangan. Tujuan kita tetap meraih juara. Kita masih punya peluang ke 16 besar," pungkas Bimo.