FOLLOW US:


Harus Bertandang ke Zona Merah Covid-19, Ini Kiat Dokter Tim Arema FC

15-09-2020 19:36

 | Serafin Unus Pasi

Harus Bertandang ke Zona Merah Covid-19, Ini Kiat Dokter Tim Arema FC
Arema FC di Shopee Liga 1 2020 © Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Dokter tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi Sp.KO membeber kiat yang akan diterapkannya ketika mendampingi tim melawat ke daerah-daerah yang tingkat penularan Covid-19 nya masih tergolong tinggi. Menurutnya, upaya antisipasi dilakukan sejak masih dalam perjalanan dari Kota Malang.

"Sejak perjalanan kita sudah harus melakukan antisipasi," ucap Nanang.

"Kita harus benar-benar disiplin sejak masih dalam perjalanan," sambungnya.

Menurut Nanang, dengan asumsi yang berada dalam rombongan semuanya tak terpapar Covid-19, perjalanan relatif aman. Namun, rombongan tetap harus berusaha agar seminimal mungkin menjalin kontak dengan orang luar.

"Selain itu penggunaan masker juga harus terus dilakukan," tuturnya.

"Untuk bus sendiri harus disemprot disinfektan secara berkala," Nanang menambahkan.

Arema FC, dan tim-tim peserta lanjutan Liga 1 2020 lainnya, akan melakoni sisa kompetisi ini di tengah pandemi. Bahkan, ada beberapa tim yang kandangnya masih termasuk dalam zona merah penularan Covid-19.

Salah satu daerah yang tingkat penularan Covid-19 nya masih cukup tinggi adalah Sidoarjo. Sementara, ada tiga tim yang bermarkas di wilayah tersebut. Ketiga tim ini adalah Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan Madura United.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1

Tetap Disiplin di Hotel

Selain itu, menurut Nanang, ada hal lain yang bisa dilakukan timnya untuk meminimalisir paparan virus Corona. Dokter lulusan Universitas Gajah Mada tersebut menyebut bahwa para penggawa Arema FC harus berdisiplin ketika melawat ke daerah lain.

"Setelah di hotel misalnya, kita tidak boleh sembarangan keluar. Kontak dengan orang luar pun harus kita minimalisir sebisa mungkin. Kita nggak tahu bagaimana kondisi orang luar tersebut," papar Nanang.

"Kalau memungkinkan, kita bisa isolir seperti timnas kemarin. Namun, itu kalau memungkinkan," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)