FOLLOW US:


Jelang Delapan Besar, Arema Benahi Pergerakan Tanpa Bola

19-03-2019 03:10
Jelang Delapan Besar, Arema Benahi Pergerakan Tanpa Bola
Arema FC © Arema FC Official

Bola.net - Milomir Seslija angkat bicara soal persiapan anak asuhnya jelang berlaga pada ajang Delapan Besar Piala Presiden 2019. Pelatih Arema FC ini menyebut akan membenahi pergerakan tanpa bola anak asuhnya sebelum kembali berlaga pada akhir Maret ini.

Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, kecepatan anak asuhnya dalam bergerak tanpa bola masih perlu dibenahi. Padahal, ia menambahkan, kecepatan dalam bergerak tanpa bola ini sangat penting.

"Dalam pertandingan lawan Persita lalu, kami bisa menunjukkan pergerakan tanpa bola yang sangat bagus. Hasilnya? Kami bisa mencetak banyak gol," ucap Milo.

"Pergerakan ini juga membuat proses build-up kami lebih cepat. Jika terlalu banyak sentuhan, lawan akan memiliki kesempatan untuk mengorganisasikan lagi permainannya," sambungnya.

Sebelumnya, perjalanan Arema di Piala Presiden 2019 belum tuntas. Gagal lolos dengan status juara grup, mereka lolos ke Delapan Besar turnamen ini sebagai salah satu dari tiga runner-up terbaik.

Sejauh ini belum diketahui siapa lawan Arema pada turnamen yang disiarkan langsung oleh Indosiar tersebut. Pasalnya, drawing baru akan dihelat pada Selasa (19/03) siang di Ruang Konferensi Pers Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Apa lagi yang harus dibenahi Arema jelang Delapan Besar? Simak di bawah ini.

1 dari 3

Benahi Akurasi Umpan

Selain pergerakan tanpa bola, menurut Milo, ada hal lain yang harus dibenahi anak asuhnya jelang berlaga pada Babak Delapan Besar Piala Presiden 2019. Salah satunya, menurut pelatih asal Bosnia ini adalah akurasi umpan.

"Kami harus bisa mengalirkan bola dengan lebih cepat," ujar Milo.

"Selain itu, akurasi dari umpan juga harus bisa lebih baik lagi,"sambungnya.

2 dari 3

Matangkan Organisasi Permainan

Milo juga menyebut bahwa membenahi organisasi permainan merupakan pekerjaan lain yang harus dituntaskan timnya jelang Delapan Besar. Ia menilai, pertandingan kontra Persita lalu menjadi pelajaran bagus bagi timnya soal organisasi permainan.

"Waktu itu, kami sudah unggul 5-0. Namun, karena kurang terorganisir, kami kebobolan satu gol dari Persita," tuturnya.

"Kami tak ingin ke depannya hal seperti ini terjadi lagi. Karenanya, kami akan mencoba untuk bisa lebih terorganisir dan taktis," ia menandaskan.

3 dari 3

Video Menarik

Berita Video saat Puyol bingung memilih, meninggalkan Barcelona atau mencukur rambutnya?