
Bola.net - Kisruh yang terjadi antara PSSI dan Kemenpora hingga saat ini belum menemui titik temu. Usai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) membekukan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), kini giliran PSSI menghentikan gelaran QNB League.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat dimintai komentar tentang hal tersebut enggan menjawabnya. Ia sudah menyerahkan urusan PSSI dan persepakbolaan tanah air kepada Menpora.
"Silahkan tanya sama Menpora ya, tanya sama Menpora," ujar Jokowi singkat usai makan siang bersama keluarga, di Sate Kambing Hj Bejo, Solo, Minggu (3/5) siang.
Terkait keputusan PSSI tersebut, Persis Solo hingga saat ini belum menentukan sikapnya. Dalam waktu dekat ini, pengurus Laskar Sambernyawa itu akan mengadakan rapat direksi untuk memutuskan apakah tim akan dibubarkan atau mengikuti kompetisi lain di luar PSSI.
“Kami akan menunggu perkembangan keputusan PSSI itu. Tapi kalau harus membubarkan tim (Persis Solo) rasanya tidak mungkin. Jadi sementara ini kami wait and see dulu,” ucap Ketua Umum Persis Solo sekaligus Presiden Direktur PT Persis Solo Saestu, Paulus Haryoto.
Pembekuan tersebut, lanjut Paulus sangat mempengaruhi program latihan Persis Solo. Ia berharap pembekuan kompetisi Divisi Utama bukan solusi akhir dari PSSI maupun PT Liga Indonesia. Pasalnya banyak klub yang harus dipikirkan nasibnya pasca pembekuan kompetisi Divisi Utama itu.
Mengenai nasib para pemain Persis Solo, Paulus menyatakan masih akan melakukan rapat dengan para direksi PT Persis Solo Saestu. Namun, dia menegaskan pihaknya tetap akan membayar gaji pemain, namun besar dan jadwalnya masih menunggu keputusan rapat.
"Saat ini Persis Solo mempunyai 25 pemain yang semuanya merupakan pemain dalam negeri, tidak ada pemain asing. Kami tetap memperhatikan nasib mereka. Akan ada rapat direksi dalam waktu dekat ini," pungkasnya. (ars/dzi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat dimintai komentar tentang hal tersebut enggan menjawabnya. Ia sudah menyerahkan urusan PSSI dan persepakbolaan tanah air kepada Menpora.
"Silahkan tanya sama Menpora ya, tanya sama Menpora," ujar Jokowi singkat usai makan siang bersama keluarga, di Sate Kambing Hj Bejo, Solo, Minggu (3/5) siang.
Terkait keputusan PSSI tersebut, Persis Solo hingga saat ini belum menentukan sikapnya. Dalam waktu dekat ini, pengurus Laskar Sambernyawa itu akan mengadakan rapat direksi untuk memutuskan apakah tim akan dibubarkan atau mengikuti kompetisi lain di luar PSSI.
“Kami akan menunggu perkembangan keputusan PSSI itu. Tapi kalau harus membubarkan tim (Persis Solo) rasanya tidak mungkin. Jadi sementara ini kami wait and see dulu,” ucap Ketua Umum Persis Solo sekaligus Presiden Direktur PT Persis Solo Saestu, Paulus Haryoto.
Pembekuan tersebut, lanjut Paulus sangat mempengaruhi program latihan Persis Solo. Ia berharap pembekuan kompetisi Divisi Utama bukan solusi akhir dari PSSI maupun PT Liga Indonesia. Pasalnya banyak klub yang harus dipikirkan nasibnya pasca pembekuan kompetisi Divisi Utama itu.
Mengenai nasib para pemain Persis Solo, Paulus menyatakan masih akan melakukan rapat dengan para direksi PT Persis Solo Saestu. Namun, dia menegaskan pihaknya tetap akan membayar gaji pemain, namun besar dan jadwalnya masih menunggu keputusan rapat.
"Saat ini Persis Solo mempunyai 25 pemain yang semuanya merupakan pemain dalam negeri, tidak ada pemain asing. Kami tetap memperhatikan nasib mereka. Akan ada rapat direksi dalam waktu dekat ini," pungkasnya. (ars/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 19 April 2026 19:39Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 19:44 -
Liga Spanyol 20 April 2026 19:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:14 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:48 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:18 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:14
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560711/original/036066600_1776678902-Semen_Padang_vs_Persijap.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560710/original/069098400_1776678498-68013b5f-7bfb-4064-9591-fa0c493d83e5.jpg)

