FOLLOW US:


Kalah, Semen Padang Sebut Peluang Mereka Kian Berat

02-12-2019 23:55

 | Dimas Ardi Prasetya

Kalah, Semen Padang Sebut Peluang Mereka Kian Berat
Skuat Semen Padang © Bola.com/Yoppy Renato

Bola.net - Sebuah pengakuan diungkapkan Eduardo Almeida usai anak asuhnya dikalahkan Bali United pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih Semen Padang tersebut mengaku peluang anak asuhnya lolos dari jerat degradasi kian tipis.

"Saya akan katakan secara langsung, saat ini peluang kami lebih sulit ketimbang sebelumnya. Jika kami berhasil meraih kemenangan pada pertandingan ini, akan lebih mudah bagi kami," ucap Eduardo.

"Saat ini pun, kami juga harus menanti hasil dari klub lain. Kami juga tergantung pada hasil dari laga tersebut," ia menambahkan.

Lebih lanjut, kendati mengaku peluang timnya lebih berat, Eduardo tak mau lempar handuk. Menurut pelatih asal Portugal ini, peluang timnya masih ada.

"Secara matematis, kami masih punya kesempatan," tuturnya.

Sebelumnya, Semen Padang menelan kekalahan kala menjamu Bali United, pada laga pekan ke-30 Shopee Liga 1 musim 2019. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Haji Agus Salim Padang, Senin (02/12/2019), mereka menelan kekalahan 0-2. Dua gol Bali United pada laga ini dicetak oleh Ilija Spasojevic.

Dengan kekalahan ini, Semen Padang kian terbenam di dasar klasemen. Kabau Sirah baru mengoleksi 28 poin dari 30 pertandingan.

Sementara itu, kemenangan ini membawa Bali United memastikan diri meraih gelar juara Shopee Liga 1 musim 2019. Mereka meraih 63 poin dari 30 laga, yang sudah tak lagi terkejar oleh kontestan lain.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1

Pantang Menyerah

Sementara itu, Eduardo memastikan timnya tak akan menyerah ihwal peluang mereka bertahan di Liga 1. Menurut pelatih berusia 41 tahun tersebut, mereka akan terus berjuang dan memanfaatkan semua peluang yang ada.

"Kami tak akan menyerah," tegas Eduardo.

"Sampai secara matematis peluang kami tertutup, kami akan terus berjuang sebaik mungkin dan bekerja keras," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)