
Bola.net - Tingginya harapan sepakbola Indonesia lebih berprestasi usai PSSI dijatuhi sanksi FIFA direspon positif Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka bakal menyempurnakan roadmap dan blueprint pembenahan sepakbola yang telah dirancang.
"Kemenpora akan bersinergi dengan berbagai lembaga terkait untuk segera menyempurnakan blueprint pembenahan sepakbola nasional dalam waktu secepatnya," ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Kami berharap dapat memperoleh grand strategi yang lebih komprehensif, transparan, objektif dan dengan target total prestasi yang signifikan dalam penataan ulang sistem pengelolaan persepakbolaan nasional Indonesia," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kemenpora menyebut telah berusaha keras agar PSSI dapat terhindar dari sanksi FIFA. Mereka telah berulang kali menyampaikan surat resmi kepada FIFA, tetap tetap tidak ada respon positif terhadap rangkaian kegiatan pembenahan yang dilakukan oleh Kemenpora dalam empat bulan terakhir ini.
Menurut Gatot, tujuan Kemenpora dalam perbaikan ini sesungguhnya tetap mengacu pada Statuta FIFA, FIFA Club Licensing Regulation, AFC Club Licensing Regulation, Statuta PSSI dan PSSI Club Licensing Regulation. Tujuannya adalah pembenahan persepakbolaan nasional Indonesia yang sangat signifikan.
"Indonesia tentunya tidak menghendaki prestasi sepakbolanya berputar pada tingkat tertentu yang belum menggembirakan masyarakat pada umumnya. Ini belum lagi dengan sejumlah persoalan PSSI yang membutuhkan sejumlah pembenahan," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Kemenpora akan bersinergi dengan berbagai lembaga terkait untuk segera menyempurnakan blueprint pembenahan sepakbola nasional dalam waktu secepatnya," ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Kami berharap dapat memperoleh grand strategi yang lebih komprehensif, transparan, objektif dan dengan target total prestasi yang signifikan dalam penataan ulang sistem pengelolaan persepakbolaan nasional Indonesia," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kemenpora menyebut telah berusaha keras agar PSSI dapat terhindar dari sanksi FIFA. Mereka telah berulang kali menyampaikan surat resmi kepada FIFA, tetap tetap tidak ada respon positif terhadap rangkaian kegiatan pembenahan yang dilakukan oleh Kemenpora dalam empat bulan terakhir ini.
Menurut Gatot, tujuan Kemenpora dalam perbaikan ini sesungguhnya tetap mengacu pada Statuta FIFA, FIFA Club Licensing Regulation, AFC Club Licensing Regulation, Statuta PSSI dan PSSI Club Licensing Regulation. Tujuannya adalah pembenahan persepakbolaan nasional Indonesia yang sangat signifikan.
"Indonesia tentunya tidak menghendaki prestasi sepakbolanya berputar pada tingkat tertentu yang belum menggembirakan masyarakat pada umumnya. Ini belum lagi dengan sejumlah persoalan PSSI yang membutuhkan sejumlah pembenahan," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Kemenpora: Tak Perlu Ratapi Sanksi FIFA
- La Nyalla: Semoga Menpora Berpikir Ulang Tentang Pembekuan PSSI
- Surat Sanksi Banyak Kejanggalan, Kredibilitas FIFA Dipertanyakan
- Ihwal Sanksi FIFA, Pemerintah Siap Tanggung Jawab
- Kemenpora Temukan Sejumlah Kejanggalan Pada Surat FIFA
- Sanksi FIFA, Persebaya Wait and See
- Fandi Eko No Comment Soal Sanksi FIFA
- Legenda Arema Malang: Semoga PSSI Bisa Berubah
- Disanksi FIFA, Jokowi Tegaskan Menpora Tak Intervensi PSSI
- PSSI Disanksi FIFA, Arema Segera Tentukan Langkah
- PSSI Disanksi FIFA, Arema Cronus Prihatin
- 'Sanksi FIFA Momentum Benahi Sepakbola Nasional'
- BOPI Tantang FIFA dan AFC Lihat Langsung Kondisi Klub di Indonesia
- Jatuhkan Sanksi ke PSSI, BOPI Sebut FIFA Aneh
- 'Sanksi FIFA Bukan Kiamat!'
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 09:36Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini 5 Juni 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
