
Bola.net - Tim Transisi yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), benar-benar menghadapi kesulitan dalam menggelar Piala Kemerdekaan. Terbukti, jadwal yang semula ditetapkan 1 Agustus, kini sudah dua kali mengalami perubahan.
Salah satunya penyebabnya, lantaran kesiapan klub yang berjalan lamban. Alhasil, setelah sebelumnya menyebut pelaksanaan mundur pada 2 Agustus, kini menjadi 15 Agustus. Piala Kemerdekaan sempat diundur menjadi 2 Agustus karena adanya Muktamar Nahdlatul Ulama.
Belum lengkapnya data dari klub peserta, membuat Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan rekomendasi penundaan tersebut. Dengan begitu, BOPI dapat berharap turnamen berjalan sesuai rencana.
"Kami mempertimbangkan rapat dengan BOPI yang dilakukan kemarin Senin (27/7). Jadi, kami memutuskan untuk menunda kick off Piala Kemerdekaan 2015," terang salah satu anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Selain itu, Zuhairi juga menegaskan bahwa Tim Transisi akan memberikan batas waktu kepada klub untuk segera menyelesaikan kekurangan yang masih dimiliki. Untuk itu, 1 Agustus dipilih sebagai batas akhir penyerahan seluruh kelengkapan yang dibutuhkan.
Lebih jauh dikatakan Zuhairi, Tim Transisi akan bertindak tegas jika terdapat klub yang tidak mampu menyerahkan persyaratan yang diperlukan. Tidak hanya itu, klub peserta akan mendapatkan sanksi yang cukup berat. Yakni, akan dicoret dari keikutsertaan dalam Piala Kemerdekaan.
"Suka atau tidak suka, jika klub tetap begitu maka kami akan coret. Semula, BOPI menyarankan tanggal 5 Agustus menjadi batas akhir. Kami lelah juga kejar-kejar klub," imbuh anggota Tim Transisi lainnya, Cheppy T Wartono. [initial]
(esa/pra)
Salah satunya penyebabnya, lantaran kesiapan klub yang berjalan lamban. Alhasil, setelah sebelumnya menyebut pelaksanaan mundur pada 2 Agustus, kini menjadi 15 Agustus. Piala Kemerdekaan sempat diundur menjadi 2 Agustus karena adanya Muktamar Nahdlatul Ulama.
Belum lengkapnya data dari klub peserta, membuat Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan rekomendasi penundaan tersebut. Dengan begitu, BOPI dapat berharap turnamen berjalan sesuai rencana.
"Kami mempertimbangkan rapat dengan BOPI yang dilakukan kemarin Senin (27/7). Jadi, kami memutuskan untuk menunda kick off Piala Kemerdekaan 2015," terang salah satu anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Selain itu, Zuhairi juga menegaskan bahwa Tim Transisi akan memberikan batas waktu kepada klub untuk segera menyelesaikan kekurangan yang masih dimiliki. Untuk itu, 1 Agustus dipilih sebagai batas akhir penyerahan seluruh kelengkapan yang dibutuhkan.
Lebih jauh dikatakan Zuhairi, Tim Transisi akan bertindak tegas jika terdapat klub yang tidak mampu menyerahkan persyaratan yang diperlukan. Tidak hanya itu, klub peserta akan mendapatkan sanksi yang cukup berat. Yakni, akan dicoret dari keikutsertaan dalam Piala Kemerdekaan.
"Suka atau tidak suka, jika klub tetap begitu maka kami akan coret. Semula, BOPI menyarankan tanggal 5 Agustus menjadi batas akhir. Kami lelah juga kejar-kejar klub," imbuh anggota Tim Transisi lainnya, Cheppy T Wartono. [initial]
Jangan Lewatkan!
- PSSI Minta Kemenpora Tak Kembali Lakukan Penyesatan
- Tim Transisi Gelar Dua Laga di Pembukaan Piala Kemerdekaan
- Promotor Masih Tanda Tanya, Piala Kemerdekaan Dibuka di Solo
- Beri Toleransi pada Klub, Piala Kemerdekaan Kembali Diundur?
- Persebaya Tolak Piala Kemerdekaan karena Alasan Non-Teknis
- Persebaya Tak Akan Lepas Pemain ke Peserta Piala Kemerdekaan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 3 Februari 2026 10:33 -
Asia 3 Februari 2026 10:30 -
Bulu Tangkis 3 Februari 2026 10:05 -
Liga Spanyol 3 Februari 2026 09:58 -
Tim Nasional 3 Februari 2026 09:55 -
Liga Italia 3 Februari 2026 09:42
MOST VIEWED
- Tempat Menonton Persis vs Persib Hari Ini: Link Siaran Laga BRI Super League di Vidio
- Jadwal, Jam Kick-off, dan Siaran Persis vs Persib: Laga Seru Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026
- Nonton Live Streaming Persebaya vs Dewa United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
- Persija Ditinggalkan Head of Analyst yang Bergabung dengan John Herdman di Timnas Indonesia
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491137/original/097640700_1770085700-1000223828.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489423/original/063719600_1769859359-1000328194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490302/original/085037800_1770007127-Prabowo_Rakornas.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487880/original/076464300_1769682052-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491124/original/039582400_1770085261-201070.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4689044/original/023272600_1702796364-000_33XP7ML.jpg)

