FOLLOW US:


Madura United Minta Kepastian Kompetisi Dilanjutkan Sesuai Rencana

18-11-2020 14:20

 | Gia Yuda Pradana

Madura United Minta Kepastian Kompetisi Dilanjutkan Sesuai Rencana
Madura United © Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Madura United menanggapi rencana PSSI melanjutkan kompetisi pada Februari 2021 mendatang. Laskar Sapeh Kerrab, julukan Madura United, meminta kepastian rencana tersebut bakal bisa direalisasikan tepat waktu.

"Kami butuh penegasan dan jaminan bahwa Februari kompetisi betul-betul akan dilaksanakan," ujar Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq, dalam rilis manajemen Madura United.

"Kalau tidak ada jaminan dan ketegasan, kemungkinan besar mulai bulan depan klub akan menyatakan keluar dan tidak ikut serta dari tahapan kompetisi karena ketidaktegasan dan jaminan tersebut," sambungnya.

Habib, sapaan karib Ziaul Haq, menyebut bahwa kepastian ini sangat berdampak bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kompetisi. Selain hukum, ia menambahkan, aspek finansial juga terdampak.

"Jangan sampai PSSI dan LIB merencanakan pelaksanaan kompetisi, sementara yang menanggung risiko hukum terhadap pemain dan pihak lainnya adalah klub," tuturnya.

"Sekali lagi, kami minta dengan tegas apakah ada jaminan bahwa kompetisi akan digelar kembali pada Februari mendatang? Selain itu, apakah ada kepastian dan jaminan bahwa klub akan bebas tuntutan hukum dari pihak lain?" imbuhnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1

Hormati Arahan Federasi

Hormati Arahan Federasi
Madura United © Dok. Madura United

Sementara itu, Habib memastikan Madura United menghormati keputusan PSSI terkait skema pembayaran gaji pemain dan pelatih. Namun, ia berharap agar PSSI dan PT LIB juga memegang kesepakatan mereka sebelumnya.

Menurutnya, sikap Laskar Sapeh Kerrab ini berdasar pada hasil pertemuan klub-klub dengan operator dan PSSI di Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Waktu itu, PSSI juga telah memastikan kepada klub dan meminta PT LIB untuk memenuhi hak-hak klub seperti kesepakatan sebelumnya.

"Angka-angka persentase, yang dituangkan dalam surat tersebut, tidak akan berefek jika LIB tidak memenuhi penegasan dari PSSI tentang hak klub," tandas Habib.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)