
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 racikan Shin Tae-yong mulai menunjukan seperti apa identitasnya. Dari rangkaian laga uji coba yang digelar di Kroasia, Garuda Muda tampil makin rapi dari laga ke laga.
Timnas Indonesia U-19, di bawah Shing Tae-yong memang belum sempurna. Dari tujuh laga yang dimainkan, Timnas Indonesia U-19 meraih dua kemenangan, tiga kali kalah, dan sekali imbang. Namun, mengacu pada hasil tersebut sudah ada perubahaan yang terjadi di Timnas U-19.
Shin Tae-yong memang tampil menggebrak dengan mengandalkan skema 4-4-2. Strategi tersebut tentu saja berbeda dengan yang pernah diterapkan dua pelatih terakhir Timnas U-19, Indra Sjafri dan Fakhri Husaini.
Melalui skema andalan tersebut, gaya permainan Timnas U-19 mengalami perubahan drastis. Alur serangan lebih sering berada di lini tengah yang siap menyokong dua penyerang di lini depan.
Jarak antarpemain juga lebih bervariasi yakni bisa berdekatan ketika melakukan operan pendek dan lebih terbuka ketika melakukan operan panjang. Stamina para pemain Timnas Indonesia U-19 jauh meningkat dan selalu andal ketika menerapkan pola man to man marking.
Selain itu, skema 4-4-2 ala Shin Tae-yong juga memungkinkan bek sayap pada kiri dan kanan turut membantu serangan tanpa melupakan peran utamanya. Hal inilah yang membuat gaya permainan Timnas Indonesia U-19 lebih bervariasi.
Sempurnakan Kebiasaan

Secara keseluruhan, gebrakan yang dilakukan Shin Tae-yong sejatinya hanya menyempurnakan kebiasaan gaya permainan dari Timnas Indonesia U-19. Seperti diketahui, pelatih sebelumnya semisal Indra Sjafri dan Fakhri Husaini lebih suka memainkan skema 4-3-3.
Kedua mantan pelatih Timnas U-19 memiliki gaya permainan yang mirip. Indra Sjafri misalnya yang lebih mengandalkan permainan atraktif dengan kolektivitas tim yang solid.
Indra Sjafri semasa di Timnas U-19 juga mengandalkan penguasaan bola yang baik pada setiap pertandingan. Pelatih asal Sumatra Barat memiliki filosofi permainan yang mengandalkan umpan pepepa alias pendek-pendek-panjang.
Gaya permainan tersebut membuat pergerakan pemain lebih dekat. Kemudian ketika lawan lengah, biasanya para pemain melepaskan umpan panjang ke sektor sayap. Biasanya, pemain yang berada di posisi tersebut memiliki kemampuan individu yang lebih berupa kecepatan, kelincahan, atau tembakan akurat.
Adapun ketika bersama Fakhri Husaini, permainan Timnas Indonesia U-19 lebih mengandalkan gaya sepak bola modern. Gaya permainan yang jadi andalan Fakhri tak begitu kompleks, namun tetap membuat para pemainnya disiplin dan menjalankan skema dengan baik.
Fakhri percaya penguasaan bola plus umpan-umpan pendek antarpemain lebih membuka peluang untuk memenangi pertandingan. Situasi itu yang membuatnya suka memainkan skema 4-3-3, serupa dengan Indra Sjafri.
Skema tersebut bisa berhasil jika memiliki sumber daya pemain yang tepat. Contohnya adalah gelandang sayap yang tak kenal lelah berlari dan terus menekan lawan dan dipadukan penyerang bernaluri gol yang tinggi.
Jika melihat Timnas U-19 saat ini, sebenarnya intinya Shin Tae-yong tetap mempertahankan gaya permainan. Namun, perbedaannya adalah pemain lebih punya stamina yang baik sehingga bisa berlari menekan lawan sepanjang laga plus bermain di berbagai posisi.
Tak Kesulitan

Adanya perbedaan gaya permainan Timnas Indonesia U-19 tak menyulitkan para pemain. Muhammad Supriadi yang merupakan mantan anak asuh Fakhri Husaini dan saat ini bermain untuk tim asuhan Shin Tae-yong mengungkapkan perbedaannya.
Menurut Supriadi, skema 4-3-3 ala Fakhri Husaini dan 4-4-2 bersama Shin Tae-yong sama-sama baik. Perbedaannya hanya cara yang dihadapi untuk menekan lawan dan meraih kemenangan.
"Bedanya mungkin hanya cara latihan dan skema pertandingan. Coach Shin Tae-yong pakai formasi 4-4-2. Latihannya juga fisik terus setiap hari," tegas Supriadi.
Apapun gaya permainan yang diusung Timnas Indonesia U-19 sejatinya sudah disesuaikan dengan sumber daya permainan yang ada. Siapapun pelatihnya dan skema andalannya tujuannya tetap satu yakni memberikan hasil yang terbaik untuk Timnas U-19.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Zulfirdaus Harahap/Editor: Wiwig Prayugi, 1 Oktober 2020)
Baca Ini Juga:
- Pemain Muda Dari Klub Belanda Ini Berharap Bisa Gabung Timnas Indonesia U-19
- 5 Pemain Spesial Timnas Indonesia U-19 Selama Uji Coba di Kroasia
- Witan Sulaeman Ogah Berpuas Diri Usai Antar Timnas Indonesia U-19 Gasak Dinamo Zagreb
- TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia Berakhir, Lanjut ke Turki
- Fakta-Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia U-19 Menang Lawan Dinamo Zagreb
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 28 Agustus 2026 07:12Timnas Indonesia Lawan Malaysia 28 September di FIFA ASEAN Cup 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 September 2026 21:43Paul Scholes Desak Manchester United Serius Kejar Lewis Hall
-
Voli 1 September 2026 21:33Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Liga Spanyol 1 September 2026 21:14Real Madrid 'Terjebak' Situasi Sulit untuk Menjual Ferland Mendy
-
Liga Spanyol 1 September 2026 20:11Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
-
Liga Inggris 1 September 2026 20:02Kabar Terbaru Jorge Salinas: Jadi Gabung Manchester United?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 September 2026 18:26Sambut Musim 2026/2027, "Indonesia Menyala" Resmi Jadi Theme Song Baru BRI Super League
-
indonesia 1 September 2026 18:11Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
-
indonesia 1 September 2026 15:47Langsung Hadapi 2 Tim Teratas, Awal Berat Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 1 September 2026 15:12Marc Klok dan Beckham Putra Ukir Rekor Penampilan Bersama Persib di Asia
SOROT
-
Liputan6 1 September 2026 20:03Prabowo Rapat di Hambalang, Seskab Teddy: Bahas Hunian Rumah Layak-Terjangkau
-
Liputan6 1 September 2026 18:19Kondisi Terkini Kebakaran Gambir, Ratusan Korban Masih Mengungsi
-
Liputan6 1 September 2026 18:02Ragam Hoaks Catut Nama Prabowo Beredar di Facebook, Cek Daftar dan Faktanya
-
Liputan6 1 September 2026 17:45BNN Pamerkan Pengungkapan 8,07 Ton Narkoba dalam 2 Bulan
-
Liputan6 1 September 2026 16:43Qodari Bicara Target Kepuasan Publik hingga Perang Melawan Hoaks
-
Liputan6 1 September 2026 16:16Menhut Ungkap Kendala Pemadaman Kebakaran Hutan di Sumatera-Kalimantan
MOST VIEWED
Prediksi Persib vs Manila Digger 31 Agustus 2026
Jadwal Persib Bandung vs Manila Digger di ACL 2 2026/2027: Resmi Digelar di Stadion Si Jalak Harupat
Daftar Pemain Persija Jakarta di Musim 2026/2027: Sementara Baru Punya 8 Legiun Asing
Daftar Pemain PSIM Yogyakarta 2026/2027: Ze Valente Bertahan, Lini Depan Diperkuat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337988/original/040303300_1788269238-IMG-20260901-WA0020_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337880/original/084643300_1788261544-WhatsApp_Image_2026-09-01_at_18.17.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8686422/original/016959600_1782742010-Kepala_Badan_Komunikasi_Pemerintah__Bakom__Muhammad_Qodari-29_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337524/original/018624000_1788248713-90206.jpg)

