
Bola.net - Pertanyaan soal siapa pemain yang layak menjadi kapten dan memimpin Timnas Indonesia selalu menarik dibicarakan. Tak terkecuali di Timnas Indonesia U-23 yang bakal berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Urusan teknik, semua pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 tentu sudah melalui tahapan seleksi ketat.
Namun, dari segi psikologis tak semuanya memiliki karakteristik menjadi pemimpin. Pemain yang layak menggunakan ban kapten tentu harus memiliki sifat dasar sebagai pemimpin. Ketika berada di lapangan perannya bakal sentral untuk membantu menafsirkan instruksi pelatih ke rekan setim.
Selain itu, seorang kapten juga harus punya kesabaran di atas rata-rata. Saat ada pertikaian antar pemain, kapten tim harus mampu melerai hingga menenangkan rekan setimnya. Kapten juga harus mampu melindungi rekan setimnya sebagai jembatan dengan wasit bila ada pelanggaran yang memicu keluarnya kartu kuning dan merah.
Protes harus melalui dasar yang tepat dan disampaikan secara benar. Wajar bila tak semua pemain mampu mengemban tugas penting sebagai kapten. Lantas, siapa pemain yang layak menggunakan ban kapten di Timnas Indonesia U-23? Berikut ulasannya seperti yang dilansir dari Bola.com.
Perdana Bagi Asnawi

Pada laga uji coba melawan Tajikistan, Selasa (19/10/2021), pelatih Shin Tae-yong mempercayakan ban kapten Timnas Indonesia U-23 kepada Asnawi Mangkualam. Ini menjadi yang pertama bagi pemain Ansan Greeners itu didapuk sebagai pemimpin di lapangan.
Asnawi memang tipe pemain yang tidak banyak bicara di lapangan, bahkan cenderung legowo. Asnawi hampir jarang menerima kartu kuning ataupun protes berlebihan.
Perannya sebagai bek sayap memungkinkan Asnawi menjadi penghubung ke semua lini untuk memberikan instruksi. Namun, sejauh ini memang jiwa kepemimpinan Asnawi belum teruji karena baru sekali dipercaya menjadi kapten.
Pengalaman Jadi Kunci

Kalau secara pengalaman, Rachmat Irianto tentu paling layak menjadi kapten Timnas Indonesia U-23. Pemain berusia 22 tahun itu pada awal musim ini dipercaya menjadi kapten Persebaya Surabaya. Ia juga punya pengalaman menjadi kapten Timnas Indonesia U-19.
Menjadi kapten tim yang dihuni pesepak bola senior dan asing tentu bukan perkara mudah. Apalagi usianya yang masih terbilang sangat muda.
Namun, pelatih Aji Santono pada kenyataannya memberikan kepercayaan itu pada Rachmat Irianto. Peran menjadi kapten pun berhasil dimaksimalkannya melalui kepemimpinan di lapangan.
Pada laga uji coba melawan Tajikistan, Rachmat Irianto belum tiba karena memilih menyusul dari Jakarta. Pemain yang akrab disapa Rian itu pantas dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia U-23.
Sosok Alternatif

Rizky Ridho bisa menjadi sosok alternatif sebagai kapten Timnas Indonesia U-23. Bermain sebagai bek tengah, posisinya sangat mendukung untuk memegang peran itu.
Rizky Ridho sejatinya pernah menjadi kapten Timnas Indonesia U-19. Kepemimpinannya terbukti ampuh menjalankan instruksi-instruksi dari Shin Tae-yong.
Selain itu, Rizky Ridho juga punya jika kepemimpinan yang baik. Sikap itu ditunjukkan Rizky Ridho saat bermain di lapangan, seperti berkomunikasi dengan sesama pemain.
Disadur dari: Bolacom (Zulfirdaus Harahap, Benediktus Gerendo Pradigdo) | Dipublikasi: 21 Oktober 2021
Baca Juga:
- Ronaldo Kwateh, Pemain Termuda di Timnas Indonesia U-23 yang Siap Pikat Shin Tae-yong
- Intip Lawan: Saat Timnas Indonesia U-23 Kedinginan, Australia Memilih 'Berjemur' di Dubai
- Jadwal Uji Coba Timnas Indonesia U23 vs Tajikistan Hari Ini, Selasa 19 Oktober 2021
- Sebelum Ketemu Australia, Timnas Indonesia U-23 Bakal Tantang Tajikistan, Catat Tanggal Mainnya!
- Kualifikasi Piala AFC U-23: Indonesia Wajib Waspada, Australia Punya Senjata dari Liga Inggris!
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 6 April 2026 17:00
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 April 2026 21:13 -
Liga Spanyol 9 April 2026 21:04 -
Liga Champions 9 April 2026 21:00 -
Liga Champions 9 April 2026 20:56 -
Liga Spanyol 9 April 2026 20:37 -
Liga Inggris 9 April 2026 20:37
MOST VIEWED
- Hasil Bali United vs PSBS Biak: Comeback, Serdadu Tridatu Pesta Gol dan Benamkan Badai Pasifik di Dasar Klasemen BRI Super League
- Usai Pecahkan Catatan Andritany, Teja Paku Alam Kejar Rekor Yoo Jae-hoon Sebagai Kiper dengan Clean Sheet Terbanyak di 1 Musim Liga Indonesia
- Pesona Moussa Sidibe: Pemain Johor Darul Takzim yang Gendong Bhayangkara FC dengan 8 Gol dan 5 Assist dari 9 Laga!
- Nostalgia di Gelora Bung Karno: Ronaldo, Alessandro Del Piero, Sampai Patrick Kluivert Bakal Main di Indonesia
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551493/original/077901800_1775727627-Pau_Cubarsi_redcard.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3404433/original/036356200_1616041786-ilustrasi-mayat-ilustrasi-jenazah-ilustrasi-orang-mati_20180416_074120.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550289/original/011275000_1775647214-20260408_164234.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551467/original/045475100_1775726993-IMG-20260409-WA0168.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5551714/original/080085500_1775736703-pg09-prabowo-soal-perang-746446.jpg)

