
Milan Petrovic angkat bicara soal rivalitas salah kaprah di sepak bola Indonesia, yang sampai kerap menelan tumbal nyawa. Pelatih Arema FC ini menyebut bahwa tak seharusnya sepak bola menjadi ajang persemaian kebencian.
"Saya sangat sedih melihatnya," ujar Milan Petrovic, pada Bola.net, Selasa .
"Menurut saya, tak seharusnya sepak bola dibumbui hal seperti ini. Ini sama sekali tidak benar," sambungnya.
Bagi Milan, sejatinya, sepak bola adalah ajang yang penuh rasa cinta. Kehadiran suporter pun, sambung pelatih asal Serbia ini, untuk mendukung tim dengan rasa cinta.
"Mereka hadir di lapangan karena kecintaan pada tim yang didukung," tuturnya.
"Suporter mendukung bukan dengan membenci tim lain, atau suporter lain," ia menambahkan.
Sebelumnya, sepak bola Indonesia kembali memakan tumbal. Haringga Sirila, salah seorang suporter Persija Jakarta, harus kehilangan nyawanya usai menjadi korban pengeroyokan sejumlah suporter Persib Bandung, kala menyaksikan laga antara Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (23/09) sore.
Sementara itu, Milan berharap bahwa insiden ini merupakan yang terakhir di sepak bola Indonesia. Pelatih berusia 57 tahun tersebut menyebut bahwa sepak bola Indonesia akan lebih baik tanpa rivalitas salah kaprah seperti yang terjadi selama ini.
"Saya harap hal seperti ini bisa lekas diakhiri," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 17 April 2026 01:25 -
Bola Dunia Lainnya 17 April 2026 00:47 -
Tim Nasional 17 April 2026 00:40 -
Asia 17 April 2026 00:36 -
Tim Nasional 17 April 2026 00:22 -
Liga Champions 17 April 2026 00:10
MOST VIEWED
- Uilliam Barros Dikritik Bobotoh Persib, Bojan Hodak Berikan Jawaban Berkelas dan Membandingkan dengan Mariano Peralta
- Fakta Layvin Kurzawa Bersama Persib di BRI Super League: Belum Pernah Bermain Lebih dari 20 Menit
- Kata-Kata Bojan Hodak Usai 10 Pemain Persib Masih Bisa Menang atas Bali United, Maung Bandung Kian Nyaman di Puncak dan Mendekati Hattrick Juara
- Terbongkar! Eliano Reijnders Sempat Ingin Diboyong Bali United oleh Mantan Pelatihnya di Belanda Sebelum Bergabung dengan Persib
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3445666/original/006882000_1619937312-ilustrasi-narkoba-140623-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557688/original/072588300_1776359741-IMG_4836.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/872288/original/064828400_1431083545-helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557639/original/024019500_1776348411-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_21.03.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557646/original/084281200_1776349398-IMG_2041.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557618/original/091775300_1776344747-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_20.00.23.jpeg)

