
Bola.net - Tim Papua berhasil meraih gelar juara Liga Futsal Perindo 2015, di GOR Ciracas, Jakarta, Minggu (23/8). Menghadapi Jawa Barat (Jabar) yang juga memiliki kualitas terbaik, pertarungan lewat babak adu penalti harus dilewati.
Alhasil, tim Papua pun berhak atas hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Adapun Jabar sebagai runner up, berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp25 juta. Lalu untuk tim yang menempati peringkat tiga dan juga harapan satu, ditempati Jawa Timur (Jatim) dan Sulewesi Tengah (Sulteng). Masing-masing berhak atas uang pembinaan Rp10 juta dan Rp5 juta.
Selain itu, terpilih juga dua pemain paling menonjol. Pertama, pemain asal Jatim, Ricko, tercatat sebagai pencetak gol terbayak. Adapun yang kedua yaitu penjaga gawang Jabar, Nasrullah, terpilih sebagai pemain terbaik.
Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo sekaligus Ketum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Hary Tanoesoedibjo menegaskan jika gelaran tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan setiap tahun.
Apresiasi tinggi disampaikan HT- sapaan Hary Tanoesoedibjo- atas terselenggaranya gelaran perdana tersebut. Ditegaskannya lagi, Perindo dan FFI sebagai badan yang mengurusi olahraga futsal di Indonesia, akan terus berkomitmen menggelar ajang-ajang serupa secara terus menerus dan juga berjenjang.
"Pertama kami memang punya keinginan bagaimana futsal bisa maju. Sepak bola sudah terpuruk, olahraga lain juga kurang. Karena itu bagaimana caranya futsal bisa maju. Salah satu caranya (bisa berkembang) harus sering menggelar kompetisi. Jadi kami jaring tiap Provinsi dan yang menang kami tandingkan secara nasional," ungkap HT.
"Karena mereka masing berusia di bawah 18 tahun, ini adalah bibit yang baik bagi futsal Indonesia. Bukan tidak mungkin, nanti para pemain-pemain Ini akan kami disalurkan ke tiap-tiap klub profesional di Indonesia jika mereka berkenan. Tentu saja kami tidak akan menyia-nyiakan apa yang sudah didapat dari kejuaraan ini," sambung pria kelahiran Surabaya, Jatim, tersebut.
Tidak hanya itu, HT pun menegaskan akan menggelar event-event serupa secara rutin. Karena di mata pengusaha berusia 50 tahun tahun tersebut, dengan adanya kompetisi yang rutin baru bisa didapat pemain-pemain yang berkualitas. Kompetisi akan digelar mulai dari tiap pelosok-pelosok daerah yang ada di Tanah Air.
"Penting sekali kompetisi seperti ini. Karena dengan adanya kompetisi bisa meningkatkan daya juang. Jika tidak ada kompetisi pasti daya juangnya juga akan berkurang. Tapi jika buatkan kompetisi akan membiasakan mereka bertanding. Tanpa ada kompetisi pasti drop. Kalau tidak ada kompetisi mainnya juga tidak bagus," papar HT.[initial]
Alhasil, tim Papua pun berhak atas hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Adapun Jabar sebagai runner up, berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp25 juta. Lalu untuk tim yang menempati peringkat tiga dan juga harapan satu, ditempati Jawa Timur (Jatim) dan Sulewesi Tengah (Sulteng). Masing-masing berhak atas uang pembinaan Rp10 juta dan Rp5 juta.
Selain itu, terpilih juga dua pemain paling menonjol. Pertama, pemain asal Jatim, Ricko, tercatat sebagai pencetak gol terbayak. Adapun yang kedua yaitu penjaga gawang Jabar, Nasrullah, terpilih sebagai pemain terbaik.
Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo sekaligus Ketum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Hary Tanoesoedibjo menegaskan jika gelaran tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan setiap tahun.
Apresiasi tinggi disampaikan HT- sapaan Hary Tanoesoedibjo- atas terselenggaranya gelaran perdana tersebut. Ditegaskannya lagi, Perindo dan FFI sebagai badan yang mengurusi olahraga futsal di Indonesia, akan terus berkomitmen menggelar ajang-ajang serupa secara terus menerus dan juga berjenjang.
"Pertama kami memang punya keinginan bagaimana futsal bisa maju. Sepak bola sudah terpuruk, olahraga lain juga kurang. Karena itu bagaimana caranya futsal bisa maju. Salah satu caranya (bisa berkembang) harus sering menggelar kompetisi. Jadi kami jaring tiap Provinsi dan yang menang kami tandingkan secara nasional," ungkap HT.
"Karena mereka masing berusia di bawah 18 tahun, ini adalah bibit yang baik bagi futsal Indonesia. Bukan tidak mungkin, nanti para pemain-pemain Ini akan kami disalurkan ke tiap-tiap klub profesional di Indonesia jika mereka berkenan. Tentu saja kami tidak akan menyia-nyiakan apa yang sudah didapat dari kejuaraan ini," sambung pria kelahiran Surabaya, Jatim, tersebut.
Tidak hanya itu, HT pun menegaskan akan menggelar event-event serupa secara rutin. Karena di mata pengusaha berusia 50 tahun tahun tersebut, dengan adanya kompetisi yang rutin baru bisa didapat pemain-pemain yang berkualitas. Kompetisi akan digelar mulai dari tiap pelosok-pelosok daerah yang ada di Tanah Air.
"Penting sekali kompetisi seperti ini. Karena dengan adanya kompetisi bisa meningkatkan daya juang. Jika tidak ada kompetisi pasti daya juangnya juga akan berkurang. Tapi jika buatkan kompetisi akan membiasakan mereka bertanding. Tanpa ada kompetisi pasti drop. Kalau tidak ada kompetisi mainnya juga tidak bagus," papar HT.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

