FOLLOW US:


Patuhi BOPI, PT LI Siap Undur Kick Off ISL

14-02-2015 10:25
Patuhi BOPI, PT LI Siap Undur Kick Off ISL
Joko Driyono © Eggi Paksha
Bola.netBola.net - CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono, tidak bereaksi keras terhadap kebijakan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang meminta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015, ditunda pelaksanaannya. Joko Driyono justru mengakui, memang banyak persyaratan dari BOPI yang belum diberikannya.

"Terus terang, banyak yang belum terpenuhi. Tapi ini hal baru, misalnya saja soal data youth development di masing-masing klub, CSR program masing-masing klub, dan banyak hal lagi," ungkap Joko Driyono.

"Kami, prinsipnya mengikuti. Kalau BOPI memutuskan tidak boleh kick-off dan itu menjadi rekomendasi penting bagi kepolisian untuk tidak mengizinkan, kami tidak kick-off. Mau bagaimana lagi, tanya kepada BOPI, kalau itu menjadi syarat dari pihak kepolisian untuk tak diizinkan, kami berhenti," sambungnya.

Restu dari pihak kepolisian, sangat diperlukan sebagai rekomendasi penyelenggaraan kompetisi ISL, yakni berupa izin keramaian. Nantinya, kepolisian dipastikan tidak memberikan izin, apabila BOPI tidak memberikan rekomendasi.

Terkait pelaksaan kompetisi ISL musim ini, BOPI juga sudah menyampaikan sederet temuannya kepada Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Di antaranya, masih terdapat klub-klub yang belum memenuhi standar pengelolaan organisasi dan standar penyelenggaraan kejuaraan sesuai dengan Undang-undang Keolahragaan Nasional No 3 tahun 2005 maupun peraturan pelaksanaan lainnya.

Misalnya saja, terkait tunggakan gaji, klub dan PT LI tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dokumen kontrak pemain serta ofisial yang belum diserahkan, menjadi syarat mutlak agar rekomendasi dari BOPI bisa keluar. Sementara garansi bank, masih ditolerir sampai pertengahan musim.

Kemudian hal lain yang bisa ditoleransi, yakni pembinaan atlet dan pemain usia dini, yang juga masuk dalam variabel verifikasi BOPI.

Bahkan Ketua Verifikasi BOPI, Iman Suroso, mengatakan sebanyak 18 klub peserta ISL musim ini belum ada yang melampirkan bukti pembayaran pajak. Fakta lainnya, baru ada 8 klub yang melampirkan NPWP, sedangkan 10 klub lainnya belum.