FOLLOW US:


Pelajaran dari Lini Belakang Timnas Indonesia U-19 Pasca Menghajar Makedonia Utara

12-10-2020 10:13

 | Yaumil Azis

Pelajaran dari Lini Belakang Timnas Indonesia U-19 Pasca Menghajar Makedonia Utara
Timnas Indonesia U-19 © dok. PSSI

Bola.net - Hasil positif kembali ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-19 selama menjalani pusat pelatihan di Kroasia. Dalam laga uji coba yang digelar pada Minggu (11/10/2020), mereka sukses meraih kemenangan telak atas Makedonia Utara U-19.

Klub asuhan Shin Tae-yong tersebut memenangkan laga yang dilangsungkan di NL Jinak Sinj, Split dengan skor telak 4-1. Jack Brown, yang mencetak dua gol, serta Witan Sulaeman dan Irfan Jauhari bergantian mencetak gol.

Khusus lini belakang, Timnas Indonesia U-19 jadi perhatian khusus. Karena bek jangkung yang bermain untuk klub Liga Inggris, Ipswich Town, Elkan Baggot turun untuk kali pertama.

Sebenarnya Timnas Indonsia U-19 bisa saja mencatatkan cleansheet di laga ini. Namun tendangan penalti yang sempat ditepis kiper M. Adi Satrio, harus diulang.

Mantan asisten pelatih timnas senior Indonesia, Joko ‘Getuk’ Susilo memberikan penilaian positif untuk performa lini belakang kali ini.

Meski jarang dapat tekanan berarti, sektor pertahanan Indonesia U-19 tergolong tangguh. Beberapa serangan balik Makedonia Utara masih bisa dihadang Elkan dkk.

Berikut tiga analisis pria yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Persik Kediri itu untuk lini belakang Timnas Indonesia U-19.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3

Peran Elkan Baggot Vital

Bek 17 tahun berdarah Inggris, Elkan Baggot tidak hanya bermodal postur saat main untuk Timnas Indonesia U-19. Tenang, cerdas dan punya akurasi umpan jauh yang bagus juga jadi nilai lebih. Semalam, permainannya sangat menonjol. Padahal ini kali pertama dia tampil.

“Lini belakang Timnas Indonesia U-19 terus membaik. Sekarang kehadiran Alkan juga vital. Kelebihan yang terlihat dalam laga ini mungkin hasil dari kompetisi di sana (Inggris). Indonesia sangat butuh pemain dengan kemampuan dan postur seperti dia di posisi belakang,” jelas Getuk.

Hanya tinggal bagaimana chemistry Elkan dengan pemain Timnas Indonesia U-19 kedepannya yang bisa lebih maksimal lagi. Karena bek berpostur 194 sentimeter itu hanya bisa memperkuat Indonesia di ajang FIFA Matchday. Selain itu, dia harus memperkuat Ipswich Town, Inggris.

2 dari 3

Lebih Percaya Diri

Kepercayaan diri lini belakang Timnas Indonesia U-19 juga sangat baik. Lagi-lagi kehadiran Elkan Baggot salah satu faktornya. Sehingga pemain lain juga tenang ketika menghadapi striker dengan postur jangkung. Karena Elkan punya postur tinggi. Tapi bukan berarti menyepelekan pemain belakang lain.

“Saya percaya kualitas pemain belakang lainnya bagus. Tapi adanya Elkan juga buat lebih percaya diri menghadapi lawan yang secara postur lebih tinggi. Banyak serangan lawan yang bisa dipatahkan dengan konfidensi di laga ini,” tegas mantan pelatih Arema FC ini.

Hanya saja, lini belakang Timnas Indonesia U-19 tidak banyak diuji semalam. Karena serangan Makedonia Utara tidak terlalu banyak.

“Serangan lawan memang tidak terlalu banyak. Ini juga faktor permainan Indonesia secara keseluruhan lebih bagus. Lawan juga beberapa kali melakukan kesalahan,” sambungnya.

3 dari 3

Masih Kerepotan Hadapi Lawan Gesit

Di antara banyak sisi positif lini belakang Timnas Indonesia U-19, ada satu catatan yang harus jadi perbaikan. Yakni menghadapi kecepatan lawan. Getuk melihat beberapa momen serangan Makedonia Utara bisa menerobos celah di sektor bek sayap.

“Sisi lebar lapangan sempat ada yang lepas. Tapi ini memang resiko karakter bermain bek sayap yang dimiliki. Mereka agresif membantu serangan,” jelasnya. Meski demikian, Getuk berharap hal itu bisa jadi pelajaran. Sehingga sektor bek sayap bisa cepat turun ketika dapat serangan lawan.

Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan/Gregah Nurikhsani)

Diunggah pada: 12 Oktober 2020