
Bola.net - Persik Kediri akan berjumpa PSS Sleman pada lanjutan Grup C Piala Menpora 2021. Macan Putih punya kans untuk membuat kejutan pada duel di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (1/4/2021) tersebut.
Dalam laga kontra Persebaya Surabaya, Persik Kediri sempat berada di atas angin karena unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Andri Ibo. Namun, sang kapten justru membuat kesalahan yang berujung hadiah penalti untuk Persebaya.
Keteledoran serupa juga dilakukan pemain naturalisasi OK John. Striker anyar Persebaya, Samsul Arif, sukses memborong dua gol dari titik 12 pas.
Pada matchday ketiga ini, Persik Kediri tidak boleh mengulang kegagalan lagi. Apalagi secara kualitas materi pemain, PSS Sleman lebih unggul dibanding Persebaya.
Tidak pelak lagi, anak asuh Joko Susilo tidak boleh putus asa untuk membuka harapan lolos ke perempat final Piala Menpora 2021. Ada sejumlah pemain yang bakal menjadi kunci permainan Macan Putih dalam laga ini.
Berikut tiga pilar Persik Kediri yang bakal merepotkan Elang Jawa dalam duel nanti.
Septian Satria Bagaskara

Pada partai pertama Persik Kediri di Piala Menpora 2021, Septian Satria Bagaskara tidak banyak membuat peluang untuk mengancam gawang Persebaya Surabaya.
Faktor pengalaman, ketatnya pengawalan pemain Persebaya, dan suplai bola yang minim jadi penyebab striker Timnas Indonesia U-23 ini mandul dalam pertandingan tersebut.
Sebenarnya Bagaskara punya potensi sebagai penyerang andal. Gelar top scorer Liga 3 2018 sempat diraihnya. Namun Liga 1 berbeda jauh dibanding Liga 3.
Butuh mental, keberanian, dan kecerdikan di lapangan. Bahkan trik-trik 'jahat' pun sangat diperlukan. Sebagai bomber muda, trik cerdik ini yang belum dimiliki Bagaskara.
Jika Joko Susilo mengubah pola permainan, Bagaskara bisa menyulitkan pemain belakang PSS. Pemain jangkung ini punya olah bola komplet. Kedua kakinya tajam. Sundulan kepalanya juga berbahaya.
Bagaskara harus punya mental juara seperti pernah diperlihatkan kala Persik juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019. Jika moralnya bangkit, Bagaskara bisa jadi aktor utama Persik melibas PSS.
Sackie Teah Doe
Sebenarnya Persik Kediri beruntung memiliki Sackie Teah Doe. Sosok naturalisasi ini punya segudang pengalaman berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Sackie Doe pernah jadi bomber tersubur ketika mengentaskan Barito Putera dari Divisi Utama ke ISL 2012 lalu. Tapi, prestasi itu dilakukan Sackie sembilan tahun lalu.
Kini Sackie Doe tak segesit sembilan tahun lalu. Di Persik, dia diplot sebagai playmaker. Skillball-nya memang ciamik. Namun gerakannya mulai lamban, karena termakan usia. Ini jadi kelemahan ritme alur serangan Persik.
Setelah gelandang lokal Galih Akbar mengalami cedera lutut, Persik sangat mengandalkan peran Sackie Doe sebagai penyeimbang tim. Joko Susilo harus bisa memompa motivasi Sackie Doe agar trengginas lagi saat meladeni PSS.
Jika permainan Sackie Doe bisa pulih, Persik berpeluang menjegal PSS pada pertemuan nanti. Dengan teknik tinggi, Sackie sangat piawai menempatkan umpan-umpan matang ke barisan penyerang.
Bila diperlukan Sackie Doe bisa menjalani peran ganda membantu serangan Persik. Usia boleh bertambah, tapi ketajaman Sackie Doe tidak banyak berubah.
Dian Agus Prasetyo

Kiper asal Ponorogo, Jawa Timur, ini tak perlu diragukan kemampuan dan pengalamannya. Dian Agus Prasetyo pernah menjadi kiper di Timnas Indonesia.
Untuk jajaran palang pintu terakhir, Dian Agus sosok paling senior di skuat Persik Kediri. Dalam situasi kritis dan membutuhkan kemenangan, Persik harus menurunkan Dian Agus untuk mengawal gawang agar tak dijebol PSS.
Keberadaan Dian Agus akan memberi rasa nyaman bagi pemain lainnya, terutama barisan pertahanan. Sayang kiper yang karirnya melesat dari Pelita Jaya ini jarang tampil di klub-klub yang terakhir dibelanya.
Jadi dibutuhkan keberanian Joko Susilo untuk berjudi dengan menurunkan Dian Agus. Jika kiper ini tampil bagus, motivasinya akan bangkit lagi di sisa partai di Piala Menpora nanti.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Gatot Susetyo/Editor: Benediktus Gerendo, 1 April 2021)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 15 Januari 2026 19:18BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
-
Bola Indonesia 15 Januari 2026 18:59BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 20 Januari 2026 05:31 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 04:30 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 03:29 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:02 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477131/original/096817300_1768809757-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477548/original/051022700_1768861609-IMG_20260120_011736.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
