
Bola.net - PSM Makassar menerima kenyataan pahit saat akan menghadapi Perseman Manokwari. Jelang laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/2) sore, stopper asing PSM, Cristian Febre ternyata tidak boleh tampil.
Larangan tersebut baru diketahui pihak PSM, 25 menit sebelum kick off. Padahal, Pelatih Petar Segrt sudah memasukkan nama Febre dalam line up.
Pihak PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator IPL melarang Febre main dengan alasan International Transfer Certificate (ITC) belum beres.
"Masalah menghampiri tim 25 menit sebelum kick off. Febre dilarang main karena alasan ITC. Sementara kita tidak ingin mendapatkan sanksi dari PT LPIS," kata Petar usai laga.
Menurut Petar, masalah ini membuatnya sempat bingung. Karena, manajemen sudah menyelesaikan ITC Febre sejak akhir pekan lalu.
"Saya tidak mengerti, tapi kita harus patuhi. Jelas ini merugikan kita, karena harus kehilangan stopper tangguh. Tapi, kita juga tidak bisa berbuat apa-apa, kita patuhi saja daripada kena sanksi," lanjutnya.
Sementara, Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengakui jika belum adanya ITC Febre bukan kesalahan manajemen. Menurut Wina, manajemen telah merampungkan ITC Febre. Hanya saja, PT LPIS dan PSSI yang belum mengesahkannya.
"Harusnya PT LPIS dan PSSI yang menyelesaikan masalah ini. Kita sudah punya ITC untuk Febre, tinggal PT LPIS yang menyelesaikannya," ujarnya.
Akibat harus absennya Febre, Petar harus merombak strateginya, termasuk memaksakan Hendra Wijaya main membantu pertahanan, padahal masih mengalami cedera otot paha.
Selain itu, untuk menutupi posisi Febre, Petar memasang Fandy Edy sebagai gelandang jangkar di depan dua bek tengah. Fandy diturunkan pelatih untuk melapis dua Safrudin Tahar dan I Ketut Mahendra atau yang akrab disapa Lebut.
Namun, strategi ini pun ternyata tidak mampu menyelamatkan PSM dari kekalahan. Tim Ayam Jantan dari Timur harus mengakui kemenangan Perseman dengan skor 1-0 lewat gol yang diciptakan Marcio Souza di menit ke-9. (nda/dzi)
Larangan tersebut baru diketahui pihak PSM, 25 menit sebelum kick off. Padahal, Pelatih Petar Segrt sudah memasukkan nama Febre dalam line up.
Pihak PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator IPL melarang Febre main dengan alasan International Transfer Certificate (ITC) belum beres.
"Masalah menghampiri tim 25 menit sebelum kick off. Febre dilarang main karena alasan ITC. Sementara kita tidak ingin mendapatkan sanksi dari PT LPIS," kata Petar usai laga.
Menurut Petar, masalah ini membuatnya sempat bingung. Karena, manajemen sudah menyelesaikan ITC Febre sejak akhir pekan lalu.
"Saya tidak mengerti, tapi kita harus patuhi. Jelas ini merugikan kita, karena harus kehilangan stopper tangguh. Tapi, kita juga tidak bisa berbuat apa-apa, kita patuhi saja daripada kena sanksi," lanjutnya.
Sementara, Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengakui jika belum adanya ITC Febre bukan kesalahan manajemen. Menurut Wina, manajemen telah merampungkan ITC Febre. Hanya saja, PT LPIS dan PSSI yang belum mengesahkannya.
"Harusnya PT LPIS dan PSSI yang menyelesaikan masalah ini. Kita sudah punya ITC untuk Febre, tinggal PT LPIS yang menyelesaikannya," ujarnya.
Akibat harus absennya Febre, Petar harus merombak strateginya, termasuk memaksakan Hendra Wijaya main membantu pertahanan, padahal masih mengalami cedera otot paha.
Selain itu, untuk menutupi posisi Febre, Petar memasang Fandy Edy sebagai gelandang jangkar di depan dua bek tengah. Fandy diturunkan pelatih untuk melapis dua Safrudin Tahar dan I Ketut Mahendra atau yang akrab disapa Lebut.
Namun, strategi ini pun ternyata tidak mampu menyelamatkan PSM dari kekalahan. Tim Ayam Jantan dari Timur harus mengakui kemenangan Perseman dengan skor 1-0 lewat gol yang diciptakan Marcio Souza di menit ke-9. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 5 Januari 2015 16:46Gaji Ditunggak, Pelatih Perseman Terlunta-lunta
-
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35Menpora Dorong PSSI Berikan Jalan Keluar Bagi Litvinov
-
Bola Indonesia 9 Juni 2014 10:48Tiga Bulan Tak Digaji, Pemain Rusia Ini Jualan Jus di Solo
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
-
indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 01:08Pramono Kenang Peran PKB di Balik Megawati Jadi Wapres
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)

