
Bola.net - PSSI di bawah pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti terus berjuang keras dalam melakukan perbaikan. Karena itu, salah satunya akan merealisasikan rencana untuk menugaskan auditor internal.
"Nantinya, akan ada audit. Khususnya cut off April 2015. Hal ini untuk menjawab sekaligus menangkis tuduhan-tuduhan terkait keuangan di PSSI. Supaya jelas, mana masa kepengurusan lama dan baru. PSSI saat ini belum melakukan kegiatan apapun," ungkap Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Pandjaitan.
"Selain itu, kami akan melanjutkan kerja sama dengan Interpol Indonesia. Sekadar catatan kerja sama hampir final sebelum Kongres di Surabaya. Rencana kerja sama sempat terhenti karena kongres," tukas Hinca Pandjaitan.
Selain itu, Hinca juga memastikan jika PSSI mendesak penegak hukum, KPK dan Kepolisian, untuk menuntaskan segala bentuk tuduhan yang diberikan kepada PSSI.
Bahkan, sudah menugaskan Direktorat Hukum PSSI untuk melaporkan semua pihak yang menuduh keterlibatan tim nasional U-23 di dalam skandal pengaturan skor di SEA Games 2015, Singapura, kepada penegak hukum.
Lebih jauh dikatakannya lagi, PSSI akan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Menpora Imam Nahrawi, karena menimbulkan kerugian materil dan imateril.
"PSSI menugaskan tim hukum menghimpun keinginan semua pihak yang mau melakukan gugatan hukum. PSSI siap mengajukanya," terang Hinca.
Sedangkan selanjutnya, PSSI akan menghadap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. PSSI disebut Hinca perlu melaporkan karena putusan sela dan akhir yang dikeluarkan PTUN tidak dijalankan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Padahal, PTUN meminta agar SK Menpora terkait pembeluan PSSI segera dicabut. [initial]
(esa/pra)
"Nantinya, akan ada audit. Khususnya cut off April 2015. Hal ini untuk menjawab sekaligus menangkis tuduhan-tuduhan terkait keuangan di PSSI. Supaya jelas, mana masa kepengurusan lama dan baru. PSSI saat ini belum melakukan kegiatan apapun," ungkap Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Pandjaitan.
"Selain itu, kami akan melanjutkan kerja sama dengan Interpol Indonesia. Sekadar catatan kerja sama hampir final sebelum Kongres di Surabaya. Rencana kerja sama sempat terhenti karena kongres," tukas Hinca Pandjaitan.
Selain itu, Hinca juga memastikan jika PSSI mendesak penegak hukum, KPK dan Kepolisian, untuk menuntaskan segala bentuk tuduhan yang diberikan kepada PSSI.
Bahkan, sudah menugaskan Direktorat Hukum PSSI untuk melaporkan semua pihak yang menuduh keterlibatan tim nasional U-23 di dalam skandal pengaturan skor di SEA Games 2015, Singapura, kepada penegak hukum.
Lebih jauh dikatakannya lagi, PSSI akan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Menpora Imam Nahrawi, karena menimbulkan kerugian materil dan imateril.
"PSSI menugaskan tim hukum menghimpun keinginan semua pihak yang mau melakukan gugatan hukum. PSSI siap mengajukanya," terang Hinca.
Sedangkan selanjutnya, PSSI akan menghadap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. PSSI disebut Hinca perlu melaporkan karena putusan sela dan akhir yang dikeluarkan PTUN tidak dijalankan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Padahal, PTUN meminta agar SK Menpora terkait pembeluan PSSI segera dicabut. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Segera Gulirkan Kompetisi, PSSI Akan Temui Pihak Kepolisian
- Terkait Hasil Putusan PTUN, PSSI Akan Lapor Presiden Jokowi
- 'KONI Tak Berhak Usulkan Pencabutan SK Pembekuan PSSI'
- KONI Pusat Akui Sudah Tanda Tangani SK Kepengurusan PSSI
- Pastikan Absen di ASL, PSSI Gelar Piala Proklamasi
- Inilah Keputusan Dari Rapat Exco PSSI
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
-
indonesia 21 Juli 2026 19:02Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:06Staf Pemkot Parepare Minta Maaf Usai Insiden Flare Nobar Piala Dunia
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:52Prajurit TNI Dibunuh di Tangerang, Empat Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:43Pesan Megawati untuk Anak Muda
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303539/original/039229800_1784640967-IMG_3166.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303527/original/059828600_1784640130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303520/original/002158000_1784639756-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303503/original/008658600_1784639183-897503.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303499/original/027949900_1784638381-TKP_Prajurit_TNI_Dibunuh_di_Tangerang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303488/original/013324200_1784637812-IMG_9431.jpg)
