
Bola.net - Persaingan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dan Divisi Utama musim 2012/2013, dipastikan semakin sengit. Pasalnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersikap tegas terhadap dua kompetisi yang dipayungi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) tersebut.
Misalnya saja, dalam penerimaan pemain asing. PSSI berupaya menerapkan aturan ketat seputar kelengkapan administrasi. Karena itu, PSSI melakukan penyegaran terkait Transfer Matching System (TMS) kepada klub-klub kontestan IPL dan Divisi Utama, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, 4-14 Januari 2013.
Dalam kesempatan tersebut, baru diikuti 5 klub IPL, Persijap Jepara, Pesir Rembang, Pro Duta FC, Persepar Palangkaraya dan Persik Kediri.
"Bontang FC dan Persemalra Langgur baru menyusul besok, Selasa (4/2). Sedangkan Perseman Manokwari, sudah kami hubungi tapi belum ada balasan. Itu karena kendala internet di wilayah manokwari. Dalam satu hari, kami jadwalkan diikuti 7 klub," ujar Christi Manangkoda, selaku TMS Manager Asosiasi PSSI.
"Para pemain asing memang wajib mengantongi International Transfer Certificate (ITC). Sedangkan ITC, diperoleh melalui Transfer Matching System (TMS). Sehingga, para pendatang baru tidak bisa begitu saja merasakan atmosfer persaingan kompetisi IPL dan Divisi Utama," sambungnya.
Dikatakannya lagi, ITC memang cukup sebagai dasar untuk mengesahkan pemain. Namun yang ingin disampaikan dalam kesempatan tersebut yakni, mengedukasi klub-klub terkait regulasi transfer pemain yang sesuai aturan.
"Yang kami undang adalah Sekretaris klub yang mahir berbahasa Inggris dan IT (information technology). Sebab, mereka harus berhubungan dengan FIFA terkait TMS. Kami menjelaskan banyak hal, yakni seputar hak pemain dan klub. Lalu, detail hak pemain yang harus diketahui klub. Dengan adanya edukasi, pemain liar tidak bisa berlaga di IPL dan Divisi Utama. Sebab, TMS merupakan aturan FIFA," katanya.
Sehingga, dilanjutkannya, klub-klub dilarang menurunkan pemain baru jika belum kantongi visa kerja atau Kitas (kartu izin
Misalnya saja, dalam penerimaan pemain asing. PSSI berupaya menerapkan aturan ketat seputar kelengkapan administrasi. Karena itu, PSSI melakukan penyegaran terkait Transfer Matching System (TMS) kepada klub-klub kontestan IPL dan Divisi Utama, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, 4-14 Januari 2013.
Dalam kesempatan tersebut, baru diikuti 5 klub IPL, Persijap Jepara, Pesir Rembang, Pro Duta FC, Persepar Palangkaraya dan Persik Kediri.
"Bontang FC dan Persemalra Langgur baru menyusul besok, Selasa (4/2). Sedangkan Perseman Manokwari, sudah kami hubungi tapi belum ada balasan. Itu karena kendala internet di wilayah manokwari. Dalam satu hari, kami jadwalkan diikuti 7 klub," ujar Christi Manangkoda, selaku TMS Manager Asosiasi PSSI.
"Para pemain asing memang wajib mengantongi International Transfer Certificate (ITC). Sedangkan ITC, diperoleh melalui Transfer Matching System (TMS). Sehingga, para pendatang baru tidak bisa begitu saja merasakan atmosfer persaingan kompetisi IPL dan Divisi Utama," sambungnya.
Dikatakannya lagi, ITC memang cukup sebagai dasar untuk mengesahkan pemain. Namun yang ingin disampaikan dalam kesempatan tersebut yakni, mengedukasi klub-klub terkait regulasi transfer pemain yang sesuai aturan.
"Yang kami undang adalah Sekretaris klub yang mahir berbahasa Inggris dan IT (information technology). Sebab, mereka harus berhubungan dengan FIFA terkait TMS. Kami menjelaskan banyak hal, yakni seputar hak pemain dan klub. Lalu, detail hak pemain yang harus diketahui klub. Dengan adanya edukasi, pemain liar tidak bisa berlaga di IPL dan Divisi Utama. Sebab, TMS merupakan aturan FIFA," katanya.
Sehingga, dilanjutkannya, klub-klub dilarang menurunkan pemain baru jika belum kantongi visa kerja atau Kitas (kartu izin
tinggal sementara) dari Imigrasi dan ITC.
"Kami memberikan kemudahan kepada pemain asing yang klubnya berada di bawah yurisdiksi PSSI. Pemain asing akan mudah mendapatkan visa kerja jika bermain di liga yang legal," tukasnya.
ITC memang menjadi persyaratan mutlak untuk pendatang baru di kompetisi PT LPIS yang kerap berurusan dengan FIFA. Tanpa ITC, pemain dan klub bersangkutan bisa berujung pada gugatan. Sebab, mereka memainkan pemain yang tidak sah dan masih berurusan dengan mantan klub. Fungsi ITC adalah sebagai tanda memutus kerja sama dengan klub lama dan memulai dengan klub baru. (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Tim Nasional 10 Agustus 2026 19:16PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 19 September 2026 17:26Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
-
Bola Indonesia 19 September 2026 17:12Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
-
Bola Indonesia 19 September 2026 17:02Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 19 September 2026 17:00Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 19 September 2026 16:18Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 September 2026 17:33Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
-
indonesia 19 September 2026 17:26Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
-
indonesia 19 September 2026 17:12Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
-
indonesia 19 September 2026 17:02Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 19 September 2026 17:00Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 19 September 2026 16:18Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
SOROT
-
Liputan6 19 September 2026 17:40B50 Sukses, Prabowo Ingin Buat Bensin dari Batu Bara
-
Liputan6 19 September 2026 17:15Prabowo Sebut Solar Langka di Dunia, Bersyukur Indonesia Tak Lagi Impor
-
Liputan6 19 September 2026 16:04Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
-
Liputan6 19 September 2026 16:00Prabowo: Bangsa yang Tidak Kuat, Akan Diinjak-injak Bangsa Lain
-
Liputan6 19 September 2026 14:13Momen Prabowo Cium Mushaf Alquran di Gontor
-
Liputan6 19 September 2026 14:10Pria Tendang Wanita di Mal Jakpus Jadi Tersangka
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352579/original/041360800_1789808935-1000447202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352497/original/089810100_1789802039-Presiden_Prabowo_Subianto_cium_mushaf_Alquran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351686/original/071686000_1789710560-Screenshot_2026-09-18_124556.jpg)

