
Bola.net - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kini sudah memiliki Badan Arbitrase. Hal tersebut secara resmi diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) di Jakarta, Senin (06/5) petang.
Sosok yang terpilih sebagai ketua adalah Erwin Tobing. Hal itu diungkapkan oleh anggota Exco, Jamal Aziz, ketika membacakan notula rapat Exco.
Erwin Tobing memang tidak akrab di telinga khalayak. Namun, mantan Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) dan Bangka Belitung tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Banding (Komding).
Erwin Tobing, yang merupakan intelektual handal dan mempunyai hubungan luar negeri luas, diharapkan mampu mengemban tugas tersebut sehingga Badan Arbitrase dapat menyelesaikan persoalan PSSI, termasuk dualisme Pengurus Provinsi (Pengprov).
Dengan begitu, tidak perlu lagi mengadukan persoalan ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori) dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (Baki).
"Erwin akan dibantu Ahmad Riyadh sebagai Wakil Ketua, sedangkan anggota ditetapkan kemudian," tutur Jamal yang juga anggota DPR RI.
Apalagi, penyelesaian persoalan secara internal dan pembentukan Badan Arbitrase PSSI juga tertuang dalam Statuta PSSI Pasal 70. Bunyinya, PSSI, anggota, pemain, ofisial, serta agen pemain dan agen pertandingan, tidak diperkenankan mengajukan perselisihan ke pengadilan negara dan Badan Arbitrase lainnya serta alternatif penyelesaian sengketa lainnya. Kecuali, ditentukan dalam Statuta ini dan peraturan-peraturan FIFA.
Figur Ahmad Riyadh di PSSI bukanlah sosok baru. Dirinya pernah ditawari untuk menempati posisi Wakil Ketua Komding, meski akhirnya menolak.
Dirinya beralasan tidak bersedia mengurus sepak bola yang masih dalam kondisi konflik dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Selain itu, Riyadh menilai jika Ketua Umum PSSI Djohar Arifin gagal mewujudkan rekonsiliasi dengan anggota yang berseberangan, yakni KPSI yang dipimpin La Nyalla Mahmud Mattalitti. (esa/gia)
Sosok yang terpilih sebagai ketua adalah Erwin Tobing. Hal itu diungkapkan oleh anggota Exco, Jamal Aziz, ketika membacakan notula rapat Exco.
Erwin Tobing memang tidak akrab di telinga khalayak. Namun, mantan Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) dan Bangka Belitung tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Banding (Komding).
Erwin Tobing, yang merupakan intelektual handal dan mempunyai hubungan luar negeri luas, diharapkan mampu mengemban tugas tersebut sehingga Badan Arbitrase dapat menyelesaikan persoalan PSSI, termasuk dualisme Pengurus Provinsi (Pengprov).
Dengan begitu, tidak perlu lagi mengadukan persoalan ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori) dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (Baki).
"Erwin akan dibantu Ahmad Riyadh sebagai Wakil Ketua, sedangkan anggota ditetapkan kemudian," tutur Jamal yang juga anggota DPR RI.
Apalagi, penyelesaian persoalan secara internal dan pembentukan Badan Arbitrase PSSI juga tertuang dalam Statuta PSSI Pasal 70. Bunyinya, PSSI, anggota, pemain, ofisial, serta agen pemain dan agen pertandingan, tidak diperkenankan mengajukan perselisihan ke pengadilan negara dan Badan Arbitrase lainnya serta alternatif penyelesaian sengketa lainnya. Kecuali, ditentukan dalam Statuta ini dan peraturan-peraturan FIFA.
Figur Ahmad Riyadh di PSSI bukanlah sosok baru. Dirinya pernah ditawari untuk menempati posisi Wakil Ketua Komding, meski akhirnya menolak.
Dirinya beralasan tidak bersedia mengurus sepak bola yang masih dalam kondisi konflik dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Selain itu, Riyadh menilai jika Ketua Umum PSSI Djohar Arifin gagal mewujudkan rekonsiliasi dengan anggota yang berseberangan, yakni KPSI yang dipimpin La Nyalla Mahmud Mattalitti. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Maret 2026 20:17 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 20:14 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 20:00 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 20:00 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 19:50 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 19:47
MOST VIEWED
- Hasil Persija vs Borneo FC: Imbang 2-2, Bikin Persib Nyaman di Puncak Klasemen
- Live Streaming Persija Jakarta vs Borneo FC: Main Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- 3 Hal yang Disesali Persija Usai Imbang 2-2 Lawan Borneo FC: Peluang Terbuang dan Kesalahan Detik Terakhir
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523341/original/067284000_1772802871-IMG_2133.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523290/original/085749300_1772799875-IMG_2116.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523330/original/003419800_1772801651-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_19.42.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523303/original/014091800_1772801020-260588.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523289/original/085319700_1772799874-IMG_2126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523266/original/008018700_1772798368-IMG_8865.jpg)

