
Bola.net - Arema Cronus memastikan diri menjadi juara Grup B SCM Cup 2015. Menghadapi Persipura Jayapura pada laga di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (22/01), anak-anak asuh Suharno ini menang dengan skor 4-1.
Meski kondisi lapangan penuh genangan air, kedua tim sama-sama tampil penuh determinasi dalam menyerang. Mengandalkan bola-bola panjang, Arema dan Persipura sama-sama berupaya membongkar pertahanan lawannya sejak laga dimulai.
Persipura unggul lebih dulu pada menit 5. Memanfaatkan sodoran Ian Louis Kabes dari sayap kiri pertahanan Arema, Boaz Solossa melepaskan sepakan ke pojok kanan bawah gawang Arema. I Made Wardhana, yang mengira bola bakal keluar, terperanjat namun tak bisa berbuat apapun mencegah gawangnya bobol.
Ketinggalan, Arema langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, serbuan demi serbuan Abblode Yao Rudy dan kawan-kawan gagal menembus kokohnya pertahanan Persipura yang digalang Bio Paulin.
Terus digempur, benteng Persipura akhirnya bobol. Menit 17, memanfaatkan umpan matang Yao Rudy, Hendro Siswanto mendorong bola ke gawang Persipura yang telah kosong.
Kehilangan keunggulan mereka, Persipura mengubah taktik. Mereka lebih banyak bertahan menunggu pemain Arema kemudian melancarkan serangan balik cepat. Beberapa kali, serbuan mereka melalui Ricky Kayame dan Ian Kabes membahayakan gawang Arema.
Sementara itu, buruknya kondisi lapangan membuat aliran bola tak lancar. Umpan-umpan kedua tim banyak yang terhambat genangan air.
Selain itu, lapangan yang licin membuat beberapa kali terjadi benturan keras terjadi kala pemain berebut bola. Walhasil, menit 33, Arif Suyono harus diganti usai berbenturan dengan Immanuel Wanggai. Sebagai penggantinya, Suharno memasukkan bintang muda Arema, Ahmad Noviandani.
Pada babak kedua, kondisi lapangan sudah lebih baik ketimbang pada babak pertama. Genangan-genangan air sudah tak lagi nampak di lapangan. Walhasil, permainan kedua tim lebih hidup. Serangan demi serangan silih berganti dilakukan kedua tim.
Babak kedua berjalan belum semenit, Arema memiliki peluang unggul. Hendro Siswanto melepas umpan ke tengah kotak penalti Persipura. Penjaga gawang Persipura, Dede Sulaeman, yang berusaha mengantisipasi bola, gagal melaksanalan tugasnya dengan baik. Walhasil, bola malah mengarah ke Yao Rudy. Namun, pemain asal Liberia ini salah posisi. Walhasil, dia gagal menendang bola, yang kemudian disapu Bio Paulin keluar zona berbahaya.
Menit 52, giliran Persipura memiliki peluang emas kembali unggul dari Arema. Namun, kali ini sepakan Ian Kabes masih melambung di atas mistar gawang I Made Wardhana.
Yao Rudy membawa Arema unggul pada menit 60. Menerima sodoran Ferry Aman Saragih di kotak penalti Persipura, eks penggawa Persiwa ini melepas sepakan keras ke pojok kanan atas gawang Dede Sulaiman.
Peluang Persipura menyamakan kedudukan kian berat. Pasalnya, sejak menit 64, mereka harus bermain dengan sepuluh orang. Immanuel Wanggai dikartu merah wasit usai bersitegang dengan pemain Arema.
Unggul jumlah pemain, Arema Cronus terus menggempur pertahanan Persipura. Menit 71, Yao Rudy mendapat peluang menambah pundi-pundi golnya. Namun, kali ini sepakannya masih tepat mengarah ke pelukan Dede Sulaiman.
Arema terus melancarkan serbuan ke pertahanan Persipura. Beberapa kali mereka memiliki peluiang menambah gol. Namun, gol yang dinanti baru hadir pada menit 83. Kali ini sepakan jarak jauh I Gede Sukadana menerpa mistar dan meluncur ke dalam gawang Persipura.
Usai kebobolan ketiga kalinya, Persipura mencoba bermain lebih agresif. Mereka berupaya mengandalkan kecepatan untuk menyamakan kedudukan.
Namun, alih-alih mencetak gol, gawang Persipura justru kebobolan. Melalui aksi individunya, Sengbah Kennedy mencetak gol keempat Arema pada laga ini. Walhasil kala wasit Muslimin meniup peluit panjang, kedudukan menjadi 4-1 bagi kemenangan Arema. (den/pra)
Meski kondisi lapangan penuh genangan air, kedua tim sama-sama tampil penuh determinasi dalam menyerang. Mengandalkan bola-bola panjang, Arema dan Persipura sama-sama berupaya membongkar pertahanan lawannya sejak laga dimulai.
Persipura unggul lebih dulu pada menit 5. Memanfaatkan sodoran Ian Louis Kabes dari sayap kiri pertahanan Arema, Boaz Solossa melepaskan sepakan ke pojok kanan bawah gawang Arema. I Made Wardhana, yang mengira bola bakal keluar, terperanjat namun tak bisa berbuat apapun mencegah gawangnya bobol.
Ketinggalan, Arema langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, serbuan demi serbuan Abblode Yao Rudy dan kawan-kawan gagal menembus kokohnya pertahanan Persipura yang digalang Bio Paulin.
Terus digempur, benteng Persipura akhirnya bobol. Menit 17, memanfaatkan umpan matang Yao Rudy, Hendro Siswanto mendorong bola ke gawang Persipura yang telah kosong.
Kehilangan keunggulan mereka, Persipura mengubah taktik. Mereka lebih banyak bertahan menunggu pemain Arema kemudian melancarkan serangan balik cepat. Beberapa kali, serbuan mereka melalui Ricky Kayame dan Ian Kabes membahayakan gawang Arema.
Sementara itu, buruknya kondisi lapangan membuat aliran bola tak lancar. Umpan-umpan kedua tim banyak yang terhambat genangan air.
Selain itu, lapangan yang licin membuat beberapa kali terjadi benturan keras terjadi kala pemain berebut bola. Walhasil, menit 33, Arif Suyono harus diganti usai berbenturan dengan Immanuel Wanggai. Sebagai penggantinya, Suharno memasukkan bintang muda Arema, Ahmad Noviandani.
Pada babak kedua, kondisi lapangan sudah lebih baik ketimbang pada babak pertama. Genangan-genangan air sudah tak lagi nampak di lapangan. Walhasil, permainan kedua tim lebih hidup. Serangan demi serangan silih berganti dilakukan kedua tim.
Babak kedua berjalan belum semenit, Arema memiliki peluang unggul. Hendro Siswanto melepas umpan ke tengah kotak penalti Persipura. Penjaga gawang Persipura, Dede Sulaeman, yang berusaha mengantisipasi bola, gagal melaksanalan tugasnya dengan baik. Walhasil, bola malah mengarah ke Yao Rudy. Namun, pemain asal Liberia ini salah posisi. Walhasil, dia gagal menendang bola, yang kemudian disapu Bio Paulin keluar zona berbahaya.
Menit 52, giliran Persipura memiliki peluang emas kembali unggul dari Arema. Namun, kali ini sepakan Ian Kabes masih melambung di atas mistar gawang I Made Wardhana.
Yao Rudy membawa Arema unggul pada menit 60. Menerima sodoran Ferry Aman Saragih di kotak penalti Persipura, eks penggawa Persiwa ini melepas sepakan keras ke pojok kanan atas gawang Dede Sulaiman.
Peluang Persipura menyamakan kedudukan kian berat. Pasalnya, sejak menit 64, mereka harus bermain dengan sepuluh orang. Immanuel Wanggai dikartu merah wasit usai bersitegang dengan pemain Arema.
Unggul jumlah pemain, Arema Cronus terus menggempur pertahanan Persipura. Menit 71, Yao Rudy mendapat peluang menambah pundi-pundi golnya. Namun, kali ini sepakannya masih tepat mengarah ke pelukan Dede Sulaiman.
Arema terus melancarkan serbuan ke pertahanan Persipura. Beberapa kali mereka memiliki peluiang menambah gol. Namun, gol yang dinanti baru hadir pada menit 83. Kali ini sepakan jarak jauh I Gede Sukadana menerpa mistar dan meluncur ke dalam gawang Persipura.
Usai kebobolan ketiga kalinya, Persipura mencoba bermain lebih agresif. Mereka berupaya mengandalkan kecepatan untuk menyamakan kedudukan.
Namun, alih-alih mencetak gol, gawang Persipura justru kebobolan. Melalui aksi individunya, Sengbah Kennedy mencetak gol keempat Arema pada laga ini. Walhasil kala wasit Muslimin meniup peluit panjang, kedudukan menjadi 4-1 bagi kemenangan Arema. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
Liga Spanyol 6 September 2026 16:12Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
-
Liga Inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

