
Bola.net - Pelita Bandung Raya (PBR) gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencuri poin penuh atas tuan rumah Gresik United. Laga yang dihelat di Stadion Petrokimia, Rabu (23/4) sore itu berkesudahan dengan skor imbang tanpa gol.
Meski bertindak sebagai tuan rumah, PBR tampil menyerang. Jual beli serangan akhirnya terjadi sejak menit awal pertandingan. PBR memiliki cukup peluang lewat Gaston Castano, TA Musyafri maupun David Laly. Tapi tak satupun berbuah gol.
Sedangkan peluang Gresik United diperoleh menit ke-28 lewat penyerang asing Papr Ndiaye. Usai melewati Hermawan, Pape memiliki ruang nyaman untuk menembak. Sayang bola mengarah tepat ke pelukan kiper PBR, Deniss Romanovs.
Lima menit menjelang paruh waktu, pasukan Dejan Antonic menggebrak melalui kombinasi cantik dari Kim Kurniawan dan David Laly. Sayang, meski tinggal berhadapan dengan kiper Sukasto Effendi, Kim gagal menaklukkan mantan rekannya di Persema itu.
Memasuki babak kedua, Gresik United tampil lebih menggigit. Lini belakang mereka juga tampil lebih disiplin. Menit ke-62, Laskar Joko Samudro kembali mendapat peluang lewat sepakan pojok. Apes, heading Pape membentur tiang gawang.
Selang dua menit kemudian, giliran sepakan Elthon Maran yang digagalkan mistar gawang. Pada sisa 25 menit pertandingan, David Laly melepaskan dua sepakan keras dan terarah. Beruntung bola masih dapat diamankan kiper Sukasto.
Petaka datang di menit ke-74 kala gelandang Gresik United, Jimmy Suparno menerima kartu kuning kedua dari wasit Suyanto asal Semarang. Tuan rumah pun harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain. Meski kalah jumlah pemain, Gresik United terus bernafsu mencetak gol. Tapi hingga usai babak, tak ada gol yang tercipta di laga ini. (faw/dzi)
Meski bertindak sebagai tuan rumah, PBR tampil menyerang. Jual beli serangan akhirnya terjadi sejak menit awal pertandingan. PBR memiliki cukup peluang lewat Gaston Castano, TA Musyafri maupun David Laly. Tapi tak satupun berbuah gol.
Sedangkan peluang Gresik United diperoleh menit ke-28 lewat penyerang asing Papr Ndiaye. Usai melewati Hermawan, Pape memiliki ruang nyaman untuk menembak. Sayang bola mengarah tepat ke pelukan kiper PBR, Deniss Romanovs.
Lima menit menjelang paruh waktu, pasukan Dejan Antonic menggebrak melalui kombinasi cantik dari Kim Kurniawan dan David Laly. Sayang, meski tinggal berhadapan dengan kiper Sukasto Effendi, Kim gagal menaklukkan mantan rekannya di Persema itu.
Memasuki babak kedua, Gresik United tampil lebih menggigit. Lini belakang mereka juga tampil lebih disiplin. Menit ke-62, Laskar Joko Samudro kembali mendapat peluang lewat sepakan pojok. Apes, heading Pape membentur tiang gawang.
Selang dua menit kemudian, giliran sepakan Elthon Maran yang digagalkan mistar gawang. Pada sisa 25 menit pertandingan, David Laly melepaskan dua sepakan keras dan terarah. Beruntung bola masih dapat diamankan kiper Sukasto.
Petaka datang di menit ke-74 kala gelandang Gresik United, Jimmy Suparno menerima kartu kuning kedua dari wasit Suyanto asal Semarang. Tuan rumah pun harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain. Meski kalah jumlah pemain, Gresik United terus bernafsu mencetak gol. Tapi hingga usai babak, tak ada gol yang tercipta di laga ini. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 14 November 2024 13:47 -
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Bola Indonesia 5 Maret 2023 23:28Soal Penghentian Liga 2, Gresik United Klaim Ada Kesepakatan Klub
LATEST UPDATE
-
Voli 20 Januari 2026 14:35 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:23 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:18 -
Otomotif 20 Januari 2026 14:10 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 14:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 13:59
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478116/original/036851400_1768892502-Polisi_mengamankan_pelaku_penusukan_di_Pringsewu__Lampung_yang_sempat_diamuk_massa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478094/original/098715900_1768891355-Siswa-VS-Guru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443020/original/019202300_1765613354-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478056/original/027625600_1768890018-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_13.13.51.jpeg)
