Sembuh dari COVID-19, Thomas Doll Segera Terbang ke Indonesia dan Latih Persija

Serafin Unus Pasi | 19 Mei 2022 18:59
Thomas Doll saat menjadi pelatih Hannover 96 (c) Twitter Hannover 96

Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll sudah dinyatakan negatif COVID-19. Juru taktik asal Jerman itu pun akan segera terbang ke Indonesia.

Thomas Doll dijadwalkan terbang ke Indonesia pada Senin (23/5/2022). Jadi mulai pekan depan, ia sudah memimpin latihan Persija untuk menyambut Liga 1 2022/2023.

“Saya sangat senang bisa segera bekerja. Sebab, kami akan butuh persiapan panjang nantinya,” ujar Thomas Doll, disadur dari laman klub, Kamis (19/5).

Awalnya, Thomas Doll dijadwalkan terbang ke Indonesia pada Minggu (15/5). Namun, keberangkatannya harus tertunda karena ia dinyatakan positif COVID-19 saat menjalani tes swab sebagai syarat perjalanan.

Alhasil, juru taktik berusia 56 tahun itu harus dikarantina. Namun meski positif, kondisi kebugaran Thomas Doll tetap di level ideal.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Susun Rencana

Pelatih yang dikontrak Persija selama tiga musim ini pun sudah punya rencana akan seperti apa membangun atsmosfer latihan timnya. Ia ingin seluruh elemen tim bahu-membahu dalam membangun tim.

“Saya akan menekankan kerja sama tim. Mereka harus mau membantu satu sama lain untuk berjuang," tutur Thomas Doll.

"Saya pribadi selalu mendorong diri saya untuk memotivasi semua bahwa setiap sesi latihan semangatnya harus seperti saat pertandingan,” imbuh mantan pelatih Hamburg SV, Borussia Dortmund, dan Hannover 96 ini.

2 dari 2 halaman

Jalani Tes Medis dan Fisik

Sementara itu, para penggawa Persija sudah menjalani tes medis dan fisik sebelum kembali berlatih bersama. Dua tes itu diperlukan untuk mengetahui kondisi Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan pasca libur panjang.

Tes medis tersebut digelar di Eka Hospital, BSD, Tangerang, Senin (16/5). Sementara tes fisiknya dihelat satu hari berselang di Markas Tim yang berada di Nirwana Park, Bojongsari, Depok.

Untuk tes fisik, ada dua tes yang dijalani Ismed Sofyan dan kawan-kawan. Meliputi, RSA (repeated, speed, abilty), serta Yo-Yo tes.

(Bola.net/Fitri Apriani)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR