
Bola.net - Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca Pandjaitan, menjabarkan secara rinci terkait pelanggaran yang dilakukan Kadir Halid dan Pengurus klub Makassar United Ryan Latif.
Keduanya sama-sama sudah dijatuhi sanksi untuk membayar denda materiil sebesar 200 juta rupiah. Sanksi itu dijatuhkan usai Komdis PSSI menggelar sidang di Jakarta, Rabu (12/2). Denda tersebut wajib dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014.
Hinca menuturkan bahwa Kadir Halid telah bertingkah laku buruk kepada anggota-anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan dan PSSI karena melakukan pemalsuan dokumen Pedoman Dasar Pengurus Provinsi Sulawesi Selatan yang digunakan dalam Musprov Sulsel. Kemudian, Kadir juga mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Ryan Latif rupanya setali tiga uang dengan Kadir. Ia dianggap bertingkah buruk terhadap PSSI karena telah mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
"Kadir Halid dan Ryan Latif telah melakukan perbuatan yang tidak patut dilakukan. Mereka tidak mengindahkan sikap sportif, respect dan fair seperti yang saya jelaskan diatas. Hal itu tentunya melanggar Pasal 61 ayat (1) dan ayat (3) JO pasal 53 ayat (2) JO pasal 144 Kode Disiplin PSSI 2014," ujar Hinca.
"Selain itu, keduanya pun di larangan beraktivitas di lingkungan PSSI selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Februari 2014. Lalu jangan lupa, denda materiilnya harus dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014," pungkasnya. (esa/hsw)
Keduanya sama-sama sudah dijatuhi sanksi untuk membayar denda materiil sebesar 200 juta rupiah. Sanksi itu dijatuhkan usai Komdis PSSI menggelar sidang di Jakarta, Rabu (12/2). Denda tersebut wajib dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014.
Hinca menuturkan bahwa Kadir Halid telah bertingkah laku buruk kepada anggota-anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan dan PSSI karena melakukan pemalsuan dokumen Pedoman Dasar Pengurus Provinsi Sulawesi Selatan yang digunakan dalam Musprov Sulsel. Kemudian, Kadir juga mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Ryan Latif rupanya setali tiga uang dengan Kadir. Ia dianggap bertingkah buruk terhadap PSSI karena telah mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
"Kadir Halid dan Ryan Latif telah melakukan perbuatan yang tidak patut dilakukan. Mereka tidak mengindahkan sikap sportif, respect dan fair seperti yang saya jelaskan diatas. Hal itu tentunya melanggar Pasal 61 ayat (1) dan ayat (3) JO pasal 53 ayat (2) JO pasal 144 Kode Disiplin PSSI 2014," ujar Hinca.
"Selain itu, keduanya pun di larangan beraktivitas di lingkungan PSSI selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Februari 2014. Lalu jangan lupa, denda materiilnya harus dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014," pungkasnya. (esa/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 17 Oktober 2016 11:24Kongres di Makassar Batal, PSSI Minta Maaf Kepada Warga Sulsel
-
Bola Indonesia 14 Oktober 2016 18:19
K-85 Cabut Mandat Hinca Panjaitan Sebagai Plt Ketum PSSI
-
Bola Indonesia 14 Oktober 2016 05:10
PSSI Sesalkan Surat Kemenpora ke Mabes Polri
-
Bola Indonesia 14 Oktober 2016 03:03
PSSI Tetap Putuskan Makassar Sebagai Tuan Rumah Kongres Pemilihan
-
Bola Indonesia 13 September 2016 21:01Temui Muspida Sulsel, PSSI Kuatkan Pelaksanaan Kongres di Makassar
LATEST UPDATE
-
Piala Eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
-
Liga Spanyol 23 Juli 2026 20:34Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 15:31Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Format, hingga Jadwal Pertandingan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:06Duduk Perkara Cekcok Sopir Alphard di Bundaran HI versi Satpam
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:20Polisi Ungkap 2 Kasus Berbeda di Balik Tewasnya Anak Punk
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:03Instruksi Prabowo: Semua Kementerian Harus Dukung Koperasi Merah Putih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305955/original/074292300_1784813114-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.15.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544401/original/060462400_1775103106-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)

