
Bola.net - Semen Padang akan ditinggalkan pelatih kepalanya, Nil Maizar dalam beberapa waktu ke depan.
Pasalnya, pelatih berkumis kelahiran Payakumbuh tersebut harus menempuh pendidikan kepelatihan di Jerman. Dirinya akan menjadi satu-satunya pelatih dari Indonesia yang mendapat International Coaching Course di Hennef.
"Ya, saya memang sudah mendapat undangan tersebut dan PSSI menunjuk saya untuk berangkat ke Jerman," ungkap pria kelahiran 2 Januari 1970 ini.
Menurutnya, pendidikan kepelatihan ini bisa menambah wawasan dan nilai tambah baginya sebagai pelatih. Apalagi, di Asia hanya empat pelatih saja yang diundang ke Jerman. Sedangkan total dari seluruh dunia ada 30 pelatih sepakbola yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Sedangkan dirinya sendiri diundang oleh Deutscher Fussball Bund (DFB) atau Asosiasi Sepakbola Jerman.
Dirinya juga berharap kelak ilmu yang didapatnya dari pelatihan ini dapat bermain untuk bangsa Indonesia terutama para pemain bola nasional. "Ini kan juga untuk perkembangan sepakbola Sumatera Barat dan Indonesia juga," ujarnya.
Akademi Olahraga Hennef adalah pusat pelatihan terakreditasi dari DFB. Sejak tahun 1976, DFB telah menggelar 30 pelatihan bagi para pelatih seluruh dunia. Pelatihan ini diberikan oleh para pelatih sepakbola ternama di Jerman. (lpi/dzi)
Pasalnya, pelatih berkumis kelahiran Payakumbuh tersebut harus menempuh pendidikan kepelatihan di Jerman. Dirinya akan menjadi satu-satunya pelatih dari Indonesia yang mendapat International Coaching Course di Hennef.
"Ya, saya memang sudah mendapat undangan tersebut dan PSSI menunjuk saya untuk berangkat ke Jerman," ungkap pria kelahiran 2 Januari 1970 ini.
Menurutnya, pendidikan kepelatihan ini bisa menambah wawasan dan nilai tambah baginya sebagai pelatih. Apalagi, di Asia hanya empat pelatih saja yang diundang ke Jerman. Sedangkan total dari seluruh dunia ada 30 pelatih sepakbola yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Sedangkan dirinya sendiri diundang oleh Deutscher Fussball Bund (DFB) atau Asosiasi Sepakbola Jerman.
Dirinya juga berharap kelak ilmu yang didapatnya dari pelatihan ini dapat bermain untuk bangsa Indonesia terutama para pemain bola nasional. "Ini kan juga untuk perkembangan sepakbola Sumatera Barat dan Indonesia juga," ujarnya.
Akademi Olahraga Hennef adalah pusat pelatihan terakreditasi dari DFB. Sejak tahun 1976, DFB telah menggelar 30 pelatihan bagi para pelatih seluruh dunia. Pelatihan ini diberikan oleh para pelatih sepakbola ternama di Jerman. (lpi/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 17 Mei 2026 17:31Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
-
Bola Indonesia 17 Mei 2026 17:30Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Mei 2026 17:31Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
-
indonesia 17 Mei 2026 17:30Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
-
indonesia 17 Mei 2026 17:17Link Live Streaming Premier League: MU vs Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 17 Mei 2026 17:11WNI Asal Prabumulih Disekap dan Dianiaya di Malaysia
-
Liputan6 17 Mei 2026 16:28Sosok yang Sembunyikan Senjata Rakitan di Kasus TNI Tembak TNI
-
Liputan6 17 Mei 2026 16:10Kasus TNI Tembak TNI di Kafe, Sertu MRR Jadi Tersangka
MOST VIEWED
Legenda Tenis Rafael Nadal Bakal Tantang Florentino Perez dalam Pemilihan Presiden Real Madrid?
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Prediksi Persik vs Persija Jakarta 16 Mei 2026
Musim Depan! Klub Wajib Bermain di Stadion yang Didaftarkan di Super League atau Diancam Pengurangan Poin
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...









:strip_icc()/kly-media-production/medias/207807/original/sekap-ilustrasi-131203d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4598230/original/006922500_1696406024-20231004112257__fpdl.in__army-soldiers-fighting-with-guns-defending-their-country_1303-26697_normal.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/44632/original/tni-ilustrasi--130604c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6020923/original/071239100_1778912518-Lokasi_penembakan_prajurit_TNI.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6121780/original/005118100_1779006283-f3d345ec-b792-4f8d-85cf-2e1e3888aeb1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6120353/original/050125000_1779004936-643738.jpg)

