
Bola.net - Seolah menyadari kesalahan yang diperbuatnya terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Ketua Save Our Soccer (SOS), Apung Widadi, menolak memberikan komentar.
Hari-hari Apung kini dipastikan tidak lagi berjalan nyaman dalam melakukan aktifitasnya. Pasalnya, PSSI tidak segan-segan membawa kasus tersebut ke wilayah hukum lantaran Apung dinilai telah melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong.
"Nanti saja, jangan sekarang," tulisnya singkat dalam BBM kepada Bola.net.
Sebelumnya, Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, menegaskan jika memberikan Apung kesempatan untuk menjelaskan pernyatannya dalam akun jejaring sosial. Apa yang ditulis Apung, diterangkan Aristo, sama sekali tidak berdasar dan menyesatkan.
Dipaparkannya, hukum Indonesia mengatur masalah pencemaran nama baik melalui undang-undang ITE pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik dan KUHP pasal 14 ayat 1.
"Ancaman hukuman dari pasal ini sampai tiga tahun penjara. Karena itu, PSSI memberikan waktu 2x24 jam, terhitung sejak Senin (10/2). Jika tidak dapat berikan bukti, maka kami pastikan hal ini merupakan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong," tegas Aristo
"Sejauh ini, tulisan tersebut telah dihapus Apung. Namun bagi PSSI, hal tersebut tetap tidak mengurungkan niat untuk menunggu penjelasan. Walau sudah dihapus, tidak menghilangkan sifat melawan hukum. Kami punya bukti-bukti yang lengkap. Ini pelajaran buat semua orang agar jangan menyebar berita bohong dan melakukan pencemaran nama baik," tuntas Aristo. (esa/pra)
Hari-hari Apung kini dipastikan tidak lagi berjalan nyaman dalam melakukan aktifitasnya. Pasalnya, PSSI tidak segan-segan membawa kasus tersebut ke wilayah hukum lantaran Apung dinilai telah melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong.
"Nanti saja, jangan sekarang," tulisnya singkat dalam BBM kepada Bola.net.
Sebelumnya, Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, menegaskan jika memberikan Apung kesempatan untuk menjelaskan pernyatannya dalam akun jejaring sosial. Apa yang ditulis Apung, diterangkan Aristo, sama sekali tidak berdasar dan menyesatkan.
Dipaparkannya, hukum Indonesia mengatur masalah pencemaran nama baik melalui undang-undang ITE pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik dan KUHP pasal 14 ayat 1.
"Ancaman hukuman dari pasal ini sampai tiga tahun penjara. Karena itu, PSSI memberikan waktu 2x24 jam, terhitung sejak Senin (10/2). Jika tidak dapat berikan bukti, maka kami pastikan hal ini merupakan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong," tegas Aristo
"Sejauh ini, tulisan tersebut telah dihapus Apung. Namun bagi PSSI, hal tersebut tetap tidak mengurungkan niat untuk menunggu penjelasan. Walau sudah dihapus, tidak menghilangkan sifat melawan hukum. Kami punya bukti-bukti yang lengkap. Ini pelajaran buat semua orang agar jangan menyebar berita bohong dan melakukan pencemaran nama baik," tuntas Aristo. (esa/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Tim Nasional 10 Agustus 2026 19:16PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 28 Oktober 2026 22:30KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 22:19Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 21:55Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
BERITA LAINNYA
-
indonesia 28 Oktober 2026 21:44Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
-
indonesia 28 Oktober 2026 21:07Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
-
indonesia 28 Oktober 2026 19:143 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
-
indonesia 28 Oktober 2026 18:26Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
