
Bola.net - Guna melakukan pengawasan, Tim Transisi bentukan Kemenpora membentuk Tim Pelanggaran Disiplin di ajang Piala Kemerdekaan 2015.
Salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono mengatakan jika anggota dari Tim Pelanggaran Disiplin masih dirahasiakan. Hanya saja ditegaskannya, telah diisi sebanyak tiga personil. Masing-masing yakni, dari unsur Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Kepolisian.
"Sudah dibentuk dan ada tiga orang. Satu dari AU, AD, dan satu lagi dari kepolisian. Untuk nama-namanya, belum dapat kami sampaikan sekarang. Mereka dipilih karena Kami memang meminta lembaganya mengirim orang dengan harapan lebih fair dan netral," terang Cheppy.
Dilanjutkannya lagi, tim tersebut diharapkan mulai bekerja, Jumat (21/8). Salah satu persoalan utama yang akan dibahas yakni terkait kepemimpinan wasit.
Pasalnya, terjadinya masalah di beberapa pertandingan. Pada hari pertama saja, terjadi protes terhadap wasit yang membuat pertandingan sempat berhenti. Sementara yang terbaru, dilaporkan terjadi aksi brutal menendang wasit di laga Grup G yang mempertemukan Persekap melawan Persebo Jaya Bondowoso.
"Tidak mungkin langsung diputuskan tanpa ada data. Video pertandingan juga harus dilihat dan kami tidak bisa mendengar dari satu pihak sehingga harus valid. Saya khawatir soal kepemimpinan wasit. Ada satu sampai dua menurut dugaan saya belum netral. Tapi anehnya kok tidak berpihak ke tuan rumah, yang justru banyak mengalami kekalahan," kata Cheppy Wartono.
Lebih lanjut, Cheppy menyatakan pihaknya tidak ingin menduga-duga terkait akan hal tersebut. Karena itu, dilanjutkannya, akan melakukan pendalaman melalui Komisi Disiplin.
"Saya tidak ingin menduga-duga seperti disusupi oknum. Harus dilihat faktanya. Yang jelas, klub-klub masih fight. Komunikasi dengan pihak Kepolisian juga belum ada yang mencurigakan. Kami akan terus memonitor, komunikasi di dalam tim juga dipantau mengingat handphone disadap," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono mengatakan jika anggota dari Tim Pelanggaran Disiplin masih dirahasiakan. Hanya saja ditegaskannya, telah diisi sebanyak tiga personil. Masing-masing yakni, dari unsur Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Kepolisian.
"Sudah dibentuk dan ada tiga orang. Satu dari AU, AD, dan satu lagi dari kepolisian. Untuk nama-namanya, belum dapat kami sampaikan sekarang. Mereka dipilih karena Kami memang meminta lembaganya mengirim orang dengan harapan lebih fair dan netral," terang Cheppy.
Dilanjutkannya lagi, tim tersebut diharapkan mulai bekerja, Jumat (21/8). Salah satu persoalan utama yang akan dibahas yakni terkait kepemimpinan wasit.
Pasalnya, terjadinya masalah di beberapa pertandingan. Pada hari pertama saja, terjadi protes terhadap wasit yang membuat pertandingan sempat berhenti. Sementara yang terbaru, dilaporkan terjadi aksi brutal menendang wasit di laga Grup G yang mempertemukan Persekap melawan Persebo Jaya Bondowoso.
"Tidak mungkin langsung diputuskan tanpa ada data. Video pertandingan juga harus dilihat dan kami tidak bisa mendengar dari satu pihak sehingga harus valid. Saya khawatir soal kepemimpinan wasit. Ada satu sampai dua menurut dugaan saya belum netral. Tapi anehnya kok tidak berpihak ke tuan rumah, yang justru banyak mengalami kekalahan," kata Cheppy Wartono.
Lebih lanjut, Cheppy menyatakan pihaknya tidak ingin menduga-duga terkait akan hal tersebut. Karena itu, dilanjutkannya, akan melakukan pendalaman melalui Komisi Disiplin.
"Saya tidak ingin menduga-duga seperti disusupi oknum. Harus dilihat faktanya. Yang jelas, klub-klub masih fight. Komunikasi dengan pihak Kepolisian juga belum ada yang mencurigakan. Kami akan terus memonitor, komunikasi di dalam tim juga dipantau mengingat handphone disadap," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
