
Bola.net - CEO Persebaya Surabaya, Gede Widiade menilai rumusan unifikasi liga untuk musim kompetisi 2014 tidak berpijak pada realitas klub-klub sepakbola profesional di Tanah Air.
"Konsep ini menimbulkan iklim ketidakpastian bagi klub-klub sepakbola profesional dalam menghormati kontrak tenaga kerjanya dengan para pemain maupun staf di manajemen klub yang bersangkutan," jelas Gede dalam suratnya kepada Menpora, Roy Suryo tertanggal 27 Maret 2013.
Menurutnya, kemampuan mengelola klub secara profesional menjadi alasan utama. Kondisi tersebut ia nilai sebagai salah satu kesulitan penerapan skema unifikasi liga yang diusulkan oleh CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono.
"Begitu banyak keluhan pemain yang belum terselesaikan tunggakan gajinya, tagihan dari supplier maupun vendor dari dua PT yang mengelola klub-klub, baik di lingkup LPIS maupun LI," ungkapnya.
Bila nantinya skema ini yang diterapkan, Gede khawatir bukan hanya nasib sekitar 1200 pemain dari IPL maupun Divisi Utama yang semakin tak jelas. Namun, menurutnya multiplier effect dari pengelolaan klub sepakbola juga terganggu.
"Aspek ekonomi klub sebagai sebuah PT dan juga usaha bisnis masyarakat di daerah masing-masing bisa roboh dan hilang dalam sekejap. Ini terjadi akibat konsep unifikasi liga sepakbola profesional yang tidak memperhitungkan aspek ketenagakerjaan dan bisnis masyarakat lokal di masing-masing klub peserta kompetisi," tulis pengusaha properti ini dalam suratnya.
"Jika kami dipaksa mati atau tutup karena faktor egoisme sekelompok orang saja, tentu kami sangat keberatan. Kami memohon menteri untuk memperhatikan aspek UU Ketenagakerjaan karena semua staf dan pemain terikat dalam kontrak kerja dengan PT pengelola klub sepakbola profesional," pungkas Gede. (ipl/dzi)
"Konsep ini menimbulkan iklim ketidakpastian bagi klub-klub sepakbola profesional dalam menghormati kontrak tenaga kerjanya dengan para pemain maupun staf di manajemen klub yang bersangkutan," jelas Gede dalam suratnya kepada Menpora, Roy Suryo tertanggal 27 Maret 2013.
Menurutnya, kemampuan mengelola klub secara profesional menjadi alasan utama. Kondisi tersebut ia nilai sebagai salah satu kesulitan penerapan skema unifikasi liga yang diusulkan oleh CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono.
"Begitu banyak keluhan pemain yang belum terselesaikan tunggakan gajinya, tagihan dari supplier maupun vendor dari dua PT yang mengelola klub-klub, baik di lingkup LPIS maupun LI," ungkapnya.
Bila nantinya skema ini yang diterapkan, Gede khawatir bukan hanya nasib sekitar 1200 pemain dari IPL maupun Divisi Utama yang semakin tak jelas. Namun, menurutnya multiplier effect dari pengelolaan klub sepakbola juga terganggu.
"Aspek ekonomi klub sebagai sebuah PT dan juga usaha bisnis masyarakat di daerah masing-masing bisa roboh dan hilang dalam sekejap. Ini terjadi akibat konsep unifikasi liga sepakbola profesional yang tidak memperhitungkan aspek ketenagakerjaan dan bisnis masyarakat lokal di masing-masing klub peserta kompetisi," tulis pengusaha properti ini dalam suratnya.
"Jika kami dipaksa mati atau tutup karena faktor egoisme sekelompok orang saja, tentu kami sangat keberatan. Kami memohon menteri untuk memperhatikan aspek UU Ketenagakerjaan karena semua staf dan pemain terikat dalam kontrak kerja dengan PT pengelola klub sepakbola profesional," pungkas Gede. (ipl/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35Menpora Dorong PSSI Berikan Jalan Keluar Bagi Litvinov
-
Bola Indonesia 9 Juni 2014 10:48Tiga Bulan Tak Digaji, Pemain Rusia Ini Jualan Jus di Solo
LATEST UPDATE
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 16:33Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 16:32Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 30 Oktober 2026 15:17Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:06Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 20:02Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:34Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
-
indonesia 29 Oktober 2026 17:30Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
-
Liputan6 30 Oktober 2026 15:13Kemendagri Percepat Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386466/original/014521800_1793348019-1d166084-97ad-4422-811f-04062161bdb6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)

