
CEO PT LI, Joko Driyono, mengungkapkan jika kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan banyak hal. Di antaranya, disampaikan Joko, yakni pentingnya sinergi antara pemerintah dengan PSSI. Dengan demikian, dipaparkan Jokdri- sapaan Joko Driyono- mampu membuat sepak bola Indonesia lebih baik.
"Kami menyampaikan jika kondisi saat ini, semua tidak bisa berjalan dan tereksekusi. Kami juga sampaikan bahwa PT Liga melihat ada keinginan PSSI, pemerintah yang harus disinergikan. Sinergi itu menurut saya belum ketemu. Sehingga, berujung status seperti ini," ungkapnya.
Ditambahkan Jokdri, sinergi tersebut nantinya perlu mengedepankan tiga hal. Misalnya saja, club licensing, termasuk juga regulasi, dan standar yang akan ditetapkan. Kemudian, hal tersebut harus dikombinasikan, antara inisiatif asosiasi dengan harapan stakeholder lainnya, termasuk pemerintah.
"Tentunya, tetap harus disesuaikan dengan regulasi FIFA dan AFC dan aturan pemerintah. Selain itu, ada keseimbangan antara kapasitas bisnis dengan level kompetitif dan proteksi terhadap industri," imbuhnya.
Lebih jauh disampaikan Jokdri, salary cap, budget cap juga telah disampaikan. Dalam pandangannya, hal tersebut harus berorientasi agar kompetisi kompetitif di regional Asia, Asia Tenggara.
"Kalau salary cap dengan nilai rendah, akan ada asumsi low quality level. Sinergi antara pemerintah dengan PSSI harus berujung ke proteksi terhadap industri sepak bola Indonesia. Ini karena di ISL, klub membiayakan uang besar, ada kapital masuk di sana," tukasnya.
"Punya bussiness plan jangka panjang dan itu butuh proteksi. Kepastian terhadap regulasi, penyelenggaraan itu juga harus," tutupnya.
Sedangkan sebelumnya, delegasi bersama FIFA dan AFC telah bertemu PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan Presiden RI, Joko Widodo, Senin (2/11).[initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:36Modus Dugaan Korupsi Silmy Karim Saat Menjabat Dirjen Imigrasi
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:03Prabowo Undang Pengusaha AS di Acara MBG: Dulu Miskin, Kini Kaya
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:00Penyebab IHSG Hari Ini Anjlok 4,8%
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:53Ini Kasus Dugaan Korupsi yang Menjerat Wamen Imipas Silmy Karim
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:48Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Ditahan KPK
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734487/original/022071200_1780540374-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)

