
Bola.net - Chelsea berhasil mengalahkan tuan rumah Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. The Blues menang 3-2 dalam laga yang berlangsung di Selhurst Park ini.
Tiga gol Chelsea dicetak Olivier Giroud (6'), Christian Pulisic (27') dan Tammy Abraham (71'). Gol balasan Palace dilesakkan Wilfried Zaha (34') dan Christian Benteke (72').
Kemenangan ini merupakan kemenangan yang sangat krusial bagi Chelsea. Kini tim asuhan Frank Lampard itu berhasil naik ke peringkat ketiga.
Chelsea sekarang mengumpulkan 60 poin dari 34 pertandingan. Sekarang The Blues punya kans yang besar untuk finis di zona Liga Champions.
Ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga antara Crystal Palace vs Chelsea kali ini. Informasi dari Independent berikut bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Kepa Masih Mengecewakan
Tidak ada diragukan lagi performa Kepa Arrizabalaga selama setahun terakhir ini patut mendapat kritik. Sekarang ia dituntut untuk tampil sempurna di lapangan karena jika tidak setiap gol yang bersarang di gawang The Blues akan menjadi kesalahannya.
Kepa kemasukan dua gol saat berhadapan dengan Palace. Kiper asal Spanyol itu kembali disalahkan atas gol yang dicetak Wilfried Zaha pada menit ke-34. Mantan pemain Athletic Bilbao itu gagal menghalau tembakan keras Zaha.
Kiper termahal di dunia itu bisa meninggalkan Stamford Bridge pada musim panas ini. Ia dirumorkan akan kembali ke La Liga. Meskipun begitu, Kepa masih punya kesempatan untuk menyelematkan kariernya di Chelsea.
Zaha Masih Butuh dukungan
Pemain Pantai Gading itu punya kemampuan untuk memenangkan pertandingan sendirian. Saat melawan Chelsea, Zaha mencetak gol untuk membawa Palace bangkit dari ketertinggalan. Zaha menjebol gawang The Blues lewat tembakan roket.
Zaha tidak dipaksa untuk meneken kontrak baru di Selhurst Park. Namun, sang pemain berhak meminta dukungan untuk menghadapi musim depan.
Jordan Ayew sudah membuktikan dirinya sebagai pemain pendukung yang bagus. Tetapi prioritas Roy Hodgson pada musim panas ini tentunya adalah mendapatkan pemain yang bisa mengurangi beban di pundak Zaha.
Pulisic Buktikan Diri Sebagai Pemimpin di Lapangan
Pulisic sekarang sudah mencetak tiga gol dalam lima pertandingan di Premier League. Pemain asal Amerika Serikat itu mulai menjadi ancaman buat pertahanan lawan di liga.
Pulisc masih terus dibandingkan dengan Eden Hazard meskipun Frank Lampard berusaha membatasi tekanan pada pemain berusia 21 tahun itu. Pulisic mampu menggiring bola dengan kecepatan tinggi, yang tidak selalu bisa diatasi oleh bek lawan.
Lampard pasti senang melihat Pulisic mampu tampil cemerlang di lini serang. Sementara Willian dan Olivier Giroud menikmati performa yang bagus, Pulisic-lah yang menciptakan ruang bagi pemain lain sehingga pemain lawan sekarang dipaksa untuk memberi perhatian khusus kepadanya.
Kecepatan Chelsea Menunjukkan Sekilas Potensi Lampard
Mason Mount merupakan salah satu pemain yang paling dipercaya Lampard musim ini. Dengan mendekati 50 pertandingan di semua kompetisi musim ini, beban kerjanya sangat menuntut.
Gol kedua di pertandingan ini melambangkan apa yang ingin diciptakan Lampard di Chelsea. Sesaat setelah jeda, Mount membangun serangan kilat sehingga membuat Willian terlepas. Pemain Brasil itu kemudian memberikan bola kepada Pulisic, yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Itulah sebabnya Olivier Giroud, meski berguna sebagai alternatif, terutama melawan tim yang bertahan di Stamford Bridge, tidak akan menjadi pilihan pada musim depan. Lampard sangat menginginkan pemain No 9 yang bisa membaur dengan beragam pilihan dinamis di belakang striker.
Tahun Penentu Karier Abraham Dimulai
Dengan kecepatan yang sekarang menjadi ciri khas Chelsea, penyerang tengah akan menentukan sejauh mana The Blues bisa melangkah. Saat permainan buntu, kemunculan Tammy Abraham diperlukan.
Pemain berusia 22 tahun itu mampu bekerja sama dengan Ruben Loftus-Cheek dan dengan tenang menjebol gawang Palace. Itu merupakan gol yang penting bagi Abraham, yang akan memulai tahun yang menentukan dalam kariernya.
Kedatangan Timo Werner tentu saja akan meningkatkan tekanan pada Abraham untuk bisa mencetak gol secara konsisten. Selain itu, Inggris akan bertarung di Euro dan Abraham akan menjalani persaingan sengit untuk mendapatkan tempat di skuad Gareth Southgate. Belum lagi masalah negosiasi kontrak mengingat kontraknya akan berakhir pada 2022.
Sumber: Independent
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 15:11Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 14:40Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 13:10Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 15:21Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 15:11Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 14:40Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
BERITA LAINNYA
-
inggris 29 Oktober 2026 15:21Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
-
inggris 29 Oktober 2026 15:11Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
-
inggris 29 Oktober 2026 14:49Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
-
inggris 29 Oktober 2026 14:40Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 14:27Upaya Sudaryono Bersih-Bersih Dapur MBG Sembrono
-
Liputan6 29 Oktober 2026 14:15Penggugat Surat Keterangan Gibran Walk Out dari Sidang PTUN
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:45Waketum MUI Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Gus Yaqut
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:39DPR Dorong RI-Singapura Perkuat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:163 Masalah MBG, dari Pengawasan hingga Tata Kelola
MOST VIEWED
Rating Pemain Man Utd usai Dibantai Bournemouth di Old Trafford: Lini Belakang Berantakan
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Pengakuan Jujur Harry Maguire: MU Jeblok Bukan Karena Carrick, Tapi karena Pemain Setan Merah!
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385434/original/038267800_1793258105-IMG_0662.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385392/original/063858100_1793256354-IMG_20261029_131304_405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385158/original/034017200_1793243298-erick-surat-fifa-618d32.png)

