
Bola.net - Penundaan pertandingan Tottenham vs Arsenal akhir pekan lalu masih berbuntut kontroversi. Ada beberapa pihak yang merasa penundaan tersebut terlalu mudah diberikan.
Duel Derby London tersebut seharusnya dimainkan pada 16 Januari 2022 di markas Spurs. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan Arsenal mengajukan permintaan resmi untuk menunda pertandingan.
The Gunners beralasan tidak siap bertanding karena kehilangan banyak pemain. Ada kasus positif Covid-19, cedera, akumulasi, dan pemain yang membela timnas.
Masalahnya, kasus Covid-19 Arsenal tidak banyak, jadi seharusnya tidak ada urgensi untuk menunda pertandingan.
Kata Carragher
Pihak Premier League dituding terlalu lembek dalam membuat peraturan. Menunda pertandingan adalah keputusan besar, tapi mereka melakukannya terlalu mudah.
Eks Liverpool, Jamie Carragher, membandingkan situasi ini dengan liga-liga lain. Menurutnya kasus Arsenal tidak istimewa, banyak klub lain mengalami nasib serupa.
"Saya tidak mau kasus ini jadi hanya soal Arsenal, ini soal Premier League secara keseluruhan. Setiap klub telah mengalami masalah itu," kata Carragher di Sky Sports.
"Tidak ada liga lain di Eropa yang menunda pertandingan seperti itu, jelas tidak di liga-liga besar."
Contohkan Bayern Munchen
Carragher bahkan mengambil contoh kesulitan Bayern Munchen. Raksasa Jerman itu juga kehilangan banyak pemain inti, tapi mereka tetap bermain, bahkan dengan menurunkan pemain berusia 16 tahun.
"Bayern Munchen memainkan bocah 16 tahun dalam pertandingan terakhir mereka dan itu sudah cukup menjelaskan posisi mereka. Mengapa kita tidak bisa melakukan seperti itu?" lanjut Carragher.
"Mengapa para pemain muda tidak diberi kesempatan dalam situasi seperti itu? Saya rasa semua orang ada di posisi yang sama soal ini," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Berselisih Paham dengan Anthony Martial, Ralf Rangnick: Case Closed!
- Liverpool Kini Terdepan dalam Perburuan Renato Sanches
- Sanjungan Setinggi Langit Ralf Rangnick untuk Wonderkid MU Ini
- Liverpool Coba Kejar Man City di Pucuk Klasemen EPL, Jota: Tak Akan Mudah
- Kondisi Membaik, Cristiano Ronaldo dan Marcus Rashford Bisa Comeback Lawan Brentford
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 17:14Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

