Diogo Dalot, Pemain Spesial di Man United: Selalu Terpakai dari Era Mourinho, Solskjaer, Ten Hag, Amorim, hingga Carrick

Diogo Dalot, Pemain Spesial di Man United: Selalu Terpakai dari Era Mourinho, Solskjaer, Ten Hag, Amorim, hingga Carrick
Diogo Dalot dalam laga Liga Inggris antara Manchester United vs West Ham, Jumat (5/12/2025). (c) AP Photo/Ian Hogdson

Bola.net - Diogo Dalot kian menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten di Manchester United dalam beberapa musim terakhir. Bek kanan asal Portugal itu menjadi pilihan utama tim utama dan tak tergantikan sejak periode Michael Carrick sebagai manajer sementara, dengan kontribusi yang semakin matang baik dalam bertahan maupun membantu serangan.

Musim ini, Dalot mencatatkan satu gol dan dua assist dari 22 penampilan di Premier League. Hampir seluruh laga tersebut ia jalani sebagai starter, menegaskan kepercayaan penuh staf pelatih terhadap perannya di sisi kanan pertahanan.

Sejak pergantian manajer dari Ruben Amorim ke Carrick, Dalot bahkan selalu bermain penuh, menunjukkan kondisi fisik dan konsistensi performa yang impresif.

Fleksibilitas menjadi salah satu nilai jual terbesar Dalot. Di era pelatih sebelumnya, ia kerap dimainkan sebagai wing-back dan mampu mengisi kedua sisi lapangan. Namun, sejak kembali fokus ke posisi bek kanan, Dalot tampil tanpa adaptasi berarti.

Awal Karier Diogo Dalot di Manchester United

Awal Karier Diogo Dalot di Manchester United

Pemain Manchester United, Diogo Dalot usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Dalot bergabung dengan Manchester United pada 6 Juni 2018 dengan nilai transfer 19 juta poundsterling dan kontrak berdurasi lima tahun. Saat itu, Jose Mourinho menyebutnya sebagai salah satu bek kanan muda terbaik di Eropa.

Meski sempat mengalami pasang surut akibat cedera dan persaingan ketat, Dalot tetap menjadi opsi berharga di era Ole Gunnar Solskjaer.

Kesempatan bermain reguler baru benar-benar didapatkan Dalot saat dipinjamkan ke AC Milan pada musim 2020/2021. Di Serie A, ia berkembang pesat berkat jam terbang yang konsisten.

Dalot tampil dalam 33 pertandingan, mencetak dua gol dan tiga assist, serta menjadi bagian penting dari skema Stefano Pioli berkat kemampuannya bermain sebagai bek kanan maupun kiri.

Diogo Dalot Jadi Pemain Terbaik Pilihan Skuad

Diogo Dalot Jadi Pemain Terbaik Pilihan Skuad

Pemain Manchester United Diogo Dalot, Matheus Cunha, dan Lisandro Martinez merayakan kemenangan dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Sekembalinya ke Old Trafford, Dalot langsung mencuri perhatian lewat performa solid di pramusim. Titik balik terjadi pada Desember 2021 saat ia dipercaya tampil sebagai starter di laga liga melawan Arsenal. Dalam kemenangan dramatis 3-2 tersebut, Dalot tampil menonjol dan berkontribusi langsung dalam terciptanya gol.

Sejak saat itu, posisinya kian tak tergoyahkan. Di bawah arahan Erik ten Hag, Dalot berhasil menggeser Aaron Wan-Bissaka dalam persaingan internal.

Kontribusinya di sepertiga akhir lapangan serta peningkatan signifikan dalam aspek menyerang membuatnya menuai pujian sebagai salah satu pemain paling berkembang di skuad United pada musim 2022/2023.

Pada musim 2023/2024, Dalot mencapai level kematangan permainan. Ia tak hanya solid sebagai bek kanan, tetapi juga mampu tampil apik saat dipaksa bermain di sisi kiri akibat cedera rekan setimnya.

Konsistensi tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Players’ Player of the Year, sebuah pengakuan dari rekan-rekannya di ruang ganti.

Diogo Dalot Diincar Raksasa Eropa

Penampilan apik Dalot belakangan ini turut menarik minat klub-klub besar Eropa. Bayern Munchen disebut-sebut memantau situasinya, sementara Real Madrid dan Atletico Madrid juga dikaitkan sebagai destinasi potensial. Meski demikian, perannya di Manchester United masih dianggap krusial.

Kini, Dalot menjadi pemain kedua terlama di skuad setelah Luke Shaw. Pengalamannya bersama klub dinilai penting dalam menyongsong era baru Manchester United musim depan.

Dengan usia yang masih relatif muda dan performa yang terus menanjak, Dalot berpeluang menjadi fondasi utama Setan Merah untuk jangka panjang.