
Bola.net - Graham Potter memakai tiga formasi yang berbeda pada tiga laga awalnya sebagai manajer Chelsea. Paling baru, Potter memilih memakai formasi 3-4-2-1. Formasi yang identik dengan Chelsea era Thomas Tuchel.
Chelsea menunjukkan progres yang cukup bagus pada era Potter. Indikasi minimal progres tersebut adalah hasil akhir yang didapat. Chelsea meraih hasil lebih baik dari laga ke laga di bawah Potter.
Pada laga debutnya, Potter hanya bisa memberikan hasil imbang lawan FC Salzburg. Lalu, Chelsea menang 2-1 lawan Crystal Palace. Selanjutnya, menang 3-0 ketika berjumpa lawan yang cukup kuat yakni AC Milan.
Potter terlihat masih beradaptasi dan mencari formula yang tepat untuk Chelsea. Sebab, materi pemain yang dimiliki adalah warisan Tuchel. Jadi, Potter terus mengubah formasi pada tiga laga awalnya.
Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
3-5-2 Lawan Salzburg
Graham Potter menjalani debut sebagai manajer Chelsea pada duel lawan FC Salzburg di Liga Champions. The Blues hanya mampu bermain imbang 1-1 pada duel lawan klub asal Austria tersebut.
Potter, di atas kertas, memakai formasi 3-5-2. Marc Cucurella dipercaya mengisi posisi bek tengah kiri. Formasi ini tidak berjalan dengan bagus.
Formasi Chelsea pada laga melawan Salzburg (c) Whoscored
Pada babak kedua, Potter melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua. Salah satunya, Potter memainkan Lofthus-Cheek untuk menggantikan Havertz. Pergantian ini mengubah banyak hal. Hanya saja, Potter gagal mendapat hasil maksimal.
4-2-2-2 Lawan Crystal Palace
Potter harus menunggu cukup lama untuk memainkan laga keduanya bersama Chelsea. Akhir pekan lalu, Chelsea berjumpa Crystal Palace pada pekan ke-9 Premier League dan menang dengan skor 2-1.
Gol kemenangan Chelsea dicetak Conor Gallagher pada menit ke-90. Tiga poin pertama Potter bersama Chelsea.
Formasi Chelsea pada laga melawan Crystal Palace (c) Whoscored
Potter memakai formasi awal 4-2-2-2. Pada situasi tertentu, formasi ini bisa berubah menjadi 4-2-2. Para pemain Chelsea kesulitan dengan formasi ini. Chelsea beruntung karena unggul kualitas individu dibanding Palace.
3-4-2-1 Lawan AC Milan
Potter kembali memakai formasi yang berbeda pada duel lawan AC Milan. Kali ini, 47 tahun memakai formasi 3-4-2-1 untuk mengalahkan Milan dengan skor 3-0. Ini adalah formasi yang sering dipakai Chelsea pada era Thomas Tuchel.
Dari tiga laga, ini adalah performa terbaik Chelsea bersama Tuchel. Bukan hanya menang dengan skor yang cukup telak, Chelsea juga bermain bagus.
Formasi Chelsea pada laga melawan AC Milan (c) Whoscored
Pada formasi ini, Potter bisa memberi peran terbaik untuk Reece James. Selain itu, Sterling juga bermain cukup bagus. Pemain-pemain lain juga terlihat nyaman dengan formasi 3-4-2-1 ini.
2 Pemain Bunglon

Potter beruntung punya banyak pemain yang fleksibel secara taktik dan peran. Hal ini membuat pelatih asal Inggris itu bisa dengan leluasa mengubah formasi dan taktik pada tiga laga yang dimainkan.
Raheem Sterling adalah salah satu pemain fleksibel. Sterling, pada laga debut Potter, dimainkan sebagai wingback kiri. Lalu, pada duel lawan Palace, Sterling dimainkan sebagai penyerang tengah.
Mason Mount juga menjadi 'bunglon' di Chelsea. Mount selalu bermain pada tiga laga yang dimainkan Potter di Chelsea. Peran Mount selalu berubah pada tiga itu dan performanya cukup bagus.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:57Hotman Paris Siap Hadapi Laporan Organisasi Wartawan: Don’t Worry
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:55Polisi Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Cekcok di Bundaran HI
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:51Viral Video Duel Pedang di Lampung, Tangan Korban Nyaris Putus
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:34Eksepsi Diterima, Dokter Tifa Klaim Kantongi Bukti Baru Ijazah Jokowi
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:23Delapan Siswa SMP Tanggamus Mendadak Sakit, Menu MBG Diperiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:20Mengenal École Prancis yang Jadi Model Universitas Republik Indonesia
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314621/original/003471000_1675653014-329325344_850611612668379_4651093622949196622_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305246/original/026543500_1784789481-1001489611.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305230/original/051948100_1784788477-IMG_2281.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305220/original/005708000_1784787809-1001489242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305149/original/022929500_1784785968-a_wide_scenic_daylight_photograph_of_a_historic_s.jpg)

