FOLLOW US:


Kante Komentari Pemecatan Ranieri dari Leicester City

22-03-2017 02:11

 | N'Golo Kante

Kante Komentari Pemecatan Ranieri dari Leicester City
N'Golo Kante Berseragam Leicester City © AFP

Bola.net - N'Golo Kante mengaku sedih untuk Claudio Ranieri yang harus kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Leicester City. Ia memahami pemecatan yang dilakukan klub namun ia tak akan melupakan apa yang telah dilakukan mantan bosnya tersebut.

Ranieri harus meninggalkan Leicester City pada bulan Februari lalu. Petinggi klub mengambil keputusan tersebut setelah The Foxes terancam degradasi.

Nasib klub bermarkas di King Power Stadium tersebut memang berubah hampir 180 derajat dibandingkan dengan musim lalu. Tahun lalu The Foxes keluar sebagai juara namun mereka bertarung di papan bawah musim ini.

Keputusan Leicester memecat Ranieri sempat mendapat kecaman dari pelatih lainnya. Mantan pelatih Chelsea yang sekarang di Manchester United, Jose Mourinho, menilai pemecatan Ranieri terasa tak adil. Namun sepakbola modern tak mau memperhitungkan apa yang telah diberikan Ranieri pada musim sebelumnya.

Jose Mourinho vs Claudio Ranieri

Senada dengan Kante. Ia merasa sedih setelah pelatih asal Italia tersebut yang mampu membuat kejutan di Premier League musim lalu, harus dipecat pada musim selanjutnya. Maka Kante tak akan melupakan jasa Ranieri untuk mantan timnya.

"Menyedihkan setelah apa yang terjadi tahun lalu, selah menjadi juara dan apa yang terjadi di sepakbola Inggris," kata Kante dalam jumpa pers jelang penampilannya bersama Prancis menghadapi Luxembourg.

"Saya rasa pemecatan seperti ini pada akhirnya akan terjadi. Klub sudah membuat keputusan namun kami tak akan melupakan apa yang dilakukan Claudio Ranieri di Leicester," sambungnya.

Kante sendiri sudah meninggalkan Leicester pada musim panas tahun lalu. Ia pindah ke Chelsea setelah ditebus dengan harga 35 juta euro.

Bersama tim barunya tersebut, Kante berpeluang besar menjadi juara Premier League lagi musim ini. Hingga 10 laga tersisa, Chelsea masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan mengantongi 69 poin, berjarak 10 poin dari peringkat dua.