Memphis Depay Murah Meriah, Yakin Gak Mau Angkut, MU?

Serafin Unus Pasi | 24 Agustus 2022 22:42
Memphis Depay Murah Meriah, Yakin Gak Mau Angkut, MU?
Selebrasi bintang Belanda, Memphis Depay usai membobol gawang Belgia, Sabtu (4/6/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United nampaknya bakal semakin tergoda untuk merekrut kembali Memphis Depay. Penyerang Barcelona itu dilaporkan bisa direkrut dengan harga yang sangat terjangkau di musim panas ini.

Manchester United saat ini mulai fokus berburu penyerang baru. Setan Merah butuh pemain yang bisa memperkuat lini serang mereka pasca ditinggal Edinson Cavani.

Sejumlah penyerang dilaporkan dikaitkan dengan Setan Merah. Salah satu yang terbaru adalah mantan pemain mereka, Memphis Depay.

Dilansir Marca, Manchester United berpeluang besar mendapatkan jasa Depay. Karena sang penyerang bisa diangkut dengan harga yang murah.

Simak situasi transfer Depay di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Pemain Surplus

Menurut laporan tersebut, Manchester United bisa mendapatkan jasa Depay. Karena Barcelona menjualnya dengan harga yang murah.

Depay dianggap pemain surplus di skuat Barcelona. Jadi mereka tidak membutuhkan lagi jasanya di skuat El Blaugrana.

Dengan kontraknya yang tersisa satu tahun lagi, MU dikabarkan bisa mengamankan jasanya di angka 10 juta Euro saja di musim panas ini.

2 dari 4 halaman

Pintu Terbuka

Menurut laporan tersebut, pintu bagi Manchester United untuk merekrut Depay terbuka lebar.

Depay awalnya akan bergabung dengan Juventus. Namun Juventus dikabarkan ogah memenuhi tuntutan gaji Depay.

Itulah mengapa MU bisa mengangkutnya dengan mudah di musim panas ini. Jadi sekarang pihak Depay menunggu tawaran dari MU.

3 dari 4 halaman

Bukan Prioritas

Manchester United sendiri dilaporkan tidak memprioritaskan transfer Depay. Setan Merah punya dua target transfer lain di musim panas ini.

Prioritas pertama mereka adalah mengangkut Antony dari Ajax. Lalu mereka juga ingin mengamankan jasa penyerang PSV Eindhoven, Cody Gakpo.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR