Mengingat Mimpi Buruk Arsenal Awal Musim 2021/2022: 3 Kali Kalah, Nirgol, dan Kebobolan 9!

Asad Arifin | 5 Agustus 2022 15:13
Duel Arsenal vs Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (22/08/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Arsenal merupakan klub Premier League yang paling boros dalam bursa transfer musim panas 2021. Total pengeluaran Arsenal untuk memboyong pemain baru pada musim panas ini sebesar 165,6 juta euro atau setara dengan Rp 2,8 triliun.

Nama-nama seperti Ben White, Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, Takehiro Tomiyasu, Albert Sambi Lokonga, dan Nuno Tavares dibeli. Meskipun telah banyak mengeluarkan uang, Arsenal malah tampil menyedihkan di awal musim.

Skuad besutan Mikel Arteta itu mengalami kekalahan dalam tiga laga awal Premier League musim itu. Selain itu, dalam tiga pertandingan tersebut, Arsenal juga gagal mencetak gol dan kebobolan sebanyak sembilan gol.

Akibatnya, Arsenal sempat berada di dasar klasemen sementara Premier League atau tepatnya di peringkat ke-20 kala itu. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Jadwal yang Sulit

Brentford sukses mengalahkan Arsenal 2-0, Sabtu (14/8/2021) (c) AP Photo

Pada musim itu, Arsenal ketiban apes dengan jadwal awal musim Premier League yang tidak begitu memihak mereka. The Gunners di pekan awal harus menghadapi tim promosi yang mengejutkan Brentford. Lalu menghadapi tim kuat Chelsea.

Hasilnya, Arsenal langsung takluk dari Brentford dan Chelsea. Selanjutnya Mikel Arteta harus memeras otak lantaran lawan berikutnya adalah Manchester City.

Pasca melawan City, Arsenal punya peluang mendapatkan poin penuh lantaran bersua Norwich City dan Burnley. Setelah dua laga ini, mereka kembali mendapat lawan kuat, Tottenham Hotspur.

2 dari 4 halaman

Bukan Salah Arteta

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (c) AP Photo

Mantan gelandang timnas Inggris, Matt Le Tissier, turut mengomentari performa jeblok Arsenal. Eks Southampton itu mengatakan bahwa sumber masalah Arsenal bukanlah Mikel Arteta, tetapi adanya ketidakharmonisan di dalam ruang ganti tim.

"Di Arsenal, masalahnya bukan kepada pelatihnya, masalahnya ada di ruang ganti dari apa yang saya dengar," kata Le Tissier seperti dilansir dari Express.

"Ada banyak ketidakharmonisan di ruang ganti dan itu adalah sesuatu yang sangat sulit bagi seorang pelatih."

"Meskipun itu mungkin kesalahan para pemain, kami selalu tahu apa yang terjadi ketika ada yang salah dan selalu pelatih yang menerima akibatnya," ucap Le Tissier menambahkan.

3 dari 4 halaman

Butuh Waktu

Arsenal (c) AP Photo

Pandit Sky Sports, Paul Merson, memprediksi Arsenal akan butuh waktu lama untuk bisa kembali bangkit dan bersaing. Arsenal memulai musim dengan sangat sulit. Bahkan, Merson sempat menyebut Arsenal tidak akan menembus enam besar klasemen.

"Saya merasa itu benar-benar membuat frustrasi. Ini adalah klub sepak bola besar, klub sepak bola berkelas, dan mereka membutuhkan sesuatu yang lebih baik. Tapi, saat ini saya tidak bisa melihatnya menjadi lebih baik," kata Paul Merson dikutip Sky Sports.

"100 persen Arsenal tidak lagi The Big Six. Mereka (Arsenal) memang klub The Big Six, tetapi mereka bukan tim The Big Six," ungkap Paul Merson.

(Bola.net/Yoga Radyan)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR