FOLLOW US:


Paul Scholes Ungkap Satu Syarat Bagi MU untuk Bisa Juara Premier League

22-02-2021 11:18

 | Asad Arifin

Paul Scholes Ungkap Satu Syarat Bagi MU untuk Bisa Juara Premier League
Bintang Manchester United, Bruno Fernandes merayakan gol ke gawang Newcastle, Senin (22/2/2021) © Pool Getty via AP Photo

Bola.net - Paul Scholes tidak ragu dengan kualitas yang dimiliki Manchester United. Akan tetapi, untuk bisa bersaing merebut gelar Premier League, United butuh bek tengah yang tangguh.

United bersaing untuk gelar juara Premier League musim 2020/2021 ini. Setan Merah sempat berada di puncak klasemen selama dua pekan, sebelum turun ke posisi kedua.

Pada pekan ke-25, United berada di posisi kedua dengan 49 poin. Marcus Rashford dan kolega harus melihat Man City berada di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin.

1 dari 2

Bek Tengah Tangguh

Scholes punya pengalaman luar biasa sebagai pemain. Scholes meraih 11 gelar juara Premier League bersama Manchester United. Dia tahu apa yang dibutuhkan United saat ini.

"Saya rasa United membutuhkan bek tengah yang solid dan dominan," ucap Scholes kepada BT Sport.

"Jika Anda melihat sejarah tim yang menjadi juara liga, mereka punya pemimpin sejati di lini belakangnya," sambung Scholes.

United mengandalkan duet Harry Maguire dan Victor Lindelof di lini belakang. Scholes menilai duet ini belum cukup meyakinkan untuk bisa membawa United meraih gelar juara.

"Maguire mungkin bisa, tapi saya rasa dia butuh pemain lain di sampingnya yang bisa sangat dominan pada posisi bek tengah," kata Scholes.

2 dari 2

Kriteria Bek yang Cocok untuk MU

Scholes ingin United membeli bek baru sebagai tandem Maguire musim depan. Bukan hanya bagus dari sisi teknis, bek tengah yang harus dibeli United juga wajib punya kemampuan lainnya.

"Seorang bek yang bisa memberi perintah, menggertak penyerang lawan, menularkan semangat pada pemain lain, baik di dalam dan luar lapangan," kata Scholes.

United sendiri telah kebobolan 32 gol dari 25 laga di Premier League. Jumlah kebobolan United menjadi yang paling buruk di antara klub yang berada di enam besar klasemen.

Sumber: BT Sport via Metro