FOLLOW US:


Pemain Kabur, Gelut di Sesi Latihan, dan Kartu Merah Konyol: Pusingnya Arteta Jadi Pelatih Arsenal

29-11-2020 11:00

 | Richard Andreas

Pemain Kabur, Gelut di Sesi Latihan, dan Kartu Merah Konyol: Pusingnya Arteta Jadi Pelatih Arsenal
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. © AP Photo

Bola.net - Mikel Arteta tengah mungkin tengah menjalani masa-masa paling sulitnya sebagai pelatih Arsenal. Situasi klub kacau balau, meraih hasil buruk di luar lapangan, dan ada masalah dalam internal tim.

Musim 2020/21 ini seharusnya berjalan baik bagi Arsenal, mengingat Arteta berhasil membawa tim menjuarai Pial FA plus Community Shield. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Arsenal belum konsisten, tidak stabil, dan kembali menunjukkan masalah-masalah serupa seperti era pelatih sebelumnya.

Kondisi ini pun diamati oleh mantan pemain Arsenal, Alan Smith, yang meyakini Arteta tengah menahan rasa frustrasi saat ini.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Beberapa pekan sulit

Menurut pengamatan Smith, ada terlalu banyak masalah yang mengganggu Arteta sekarang. Pertama jelas soal permainan yang kurang efektif, ada pula masalah perkelahian pemain, dan ada pemain yang pergi berlibur tanpa minta izin.

"Sejujurnya, beberapa pekan terakhir tidak berjalan baik bagi Arsenal," buka Smith kepada Evening Standard.

"Pertama-tama, mereka takluk dari Aston Villa, lalu Willian terbang ke Dubai tanpa izin. David Luis dan Dani Ceballos berkelahi dalam sesi latihan yang sengit."

"Dan [Nicolas] Pepe diusir dengan konyol pada laga imbang tanpa gol dengan Leeds," imbuhnya.

2 dari 2

Pasti kesal

Sebab itu, Smith yakin betul Arteta pasti kesal dengan kondisi tim yang sekarang. Dia mengenal Arteta, sosok disiplin yang mengutamakan tim. Kini timnya justru bertingkah di luar kontrol.

"Untuk ukuran pelatih yang menegaskan pentingnya kebersamaan dan disiplin, masa-masa ini pasti mengganggu Mikel Arteta," sambung Smith.

"Dia sudah punya cukup banyak masalah tanpa perlu ditambah gangguan seperti ini."

"Biar begitu, tantangan utamanya tetap, yakni menemukan cara untuk mempertajam lini serang yang tidak bisa mencetak gol dari open play dalam lima pertandingan di liga," tandasnya.

Sumber: Evening Standard