FOLLOW US:


Punya Kane dan Sancho, Lini Depan MU Bisa Jadi Mimpi Buruk Buat Bek Lawan

31-03-2020 05:08

 | Yaumil Azis

Punya Kane dan Sancho, Lini Depan MU Bisa Jadi Mimpi Buruk Buat Bek Lawan
Jadon Sancho mencetak satu gol dan satu assist pada laga DFL Super Cup melawan Bayern Munchen, Sabtu (3/8/2019) di Signal Indupa Park. © Bundesliga

Bola.net - Lini depan Manchester United sudah cukup menakutkan dengan kehadiran Marcus Rashford serta Anthony Martial. Tambahan sosok seperti Harry Kane dan Jadon Sancho diyakini bisa membuat bek lawan jadi ketar-ketir.

Pada musim ini, Rashford sudah mencetak 19 gol dan lima assist dari 31 penampilannya di berbagai kompetisi. Dan angka tersebut sudah terhenti sejak pertengahan bulan Januari kemarin karena cedera.

Martial pun memiliki perolehan gol yang tidak kalah apiknya dari Rashford. Sejauh ini, ia mengantongi 16 gol serta lima assist dari 34 penampilan. Angka itu juga bisa lebih besar kalau Martial tidak cedera di awal musim.

Keduanya mendapatkan sokongan penuh dari gelandang kreatif seperti Bruno Fernandes dan Juan Mata. Dan komposisi ini saja sudah cukup untuk membuat pemain lawan harus waspada di setiap menitnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Lini Depan MU Berbahaya

Namun sepertinya Manchester United masih belum puas. Menurut kabar, mereka tengah mengincar sosok penyerang berkualitas seperti Harry Kane dan Jadon Sancho.

Mendapatkan tanda tangan kedua pemain itu bukan perkara mudah, sebab Tottenham dan Borussia Dortmund diyakini takkan melepas Kane dan Sancho dengan harga murah. Tapi Rio Ferdinand berharap MU bisa mewujudkan kedatangan keduanya.

"[Sancho] telah dihubungkan dengan United, Chelsea, PSG, tapi saya pikir United adalah tempat yang baik untuknya karena saya merasa bias," ucap Ferdinand di tayangan langsung Instagram.

"Rashford, Martial, Kane, Sancho, itu sudah pasti merekatkan banyak penyerang sebelum peluit dibunyikan. Sudah pasti," lanjutnya.

2 dari 2

Harry Kane Frustrasi

Satu hal yang diyakini Ferdinand adalah Harry Kane sudah hampir pasti meninggalkan Tottenham. Ia percaya kalau Kane merasa frustrasi karena gol-golnya tidak dibayar dengan trofi di genggaman.

"Dia sedang menunggu mimpi di Spurs menjadi kenyataan tetapi itu tak kunjung terjadi. Dia frustrasi," tambah mantan bek Manchester United.

"Apakah anda berpikir kalau Harry akan senang dan puas bila dia mencetak gol, memecahkan rekor, namun tanpa trofi di akhir karirnya? Tidak. Dia akan kecewa," pungkasnya.

(talkSPORT)