FOLLOW US:


Ronaldo Dinilai Bukan Pemain Terbaik yang Pernah Membela Manchester United

21-03-2019 13:30
Ronaldo Dinilai Bukan Pemain Terbaik yang Pernah Membela Manchester United
Cristiano Ronaldo © AFP

Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs memberikan pendapatnya soal siapakha pemain terbaik yang pernah mengenakan jersey Setan Merah. Dia mengakui Cristiano Ronaldo luar biasa, tapi menurutnya Paul Scholes tetap yang terbaik.

Pada masa itu, MU meraih banyak gelar di bawah Sir Alex Ferguson. Mereka memiliki skuat yang komplet, mulai dari lini belakang sampai lini serang. Permainan MU juga disebut sebagai yang terbaik.

Giggs juga termasuk salah satu pemain yang bersinar. Saat itu usianya sudah tidak lagi muda, tetapi dia tetaplah pilihan utama MU. Hal yang sama berlaku untuk Paul Scholes

Soal pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya, Giggs dengan tegas menjaab Ronaldo, tapi dia tidak sepakat jika Ronaldo disebut sebagai pemain terbaik dalam sejarah MU. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Ronaldo Hebat

Giggs mengakui kemampuan Ronaldo luar biasa. Dan ketika ditanya siapakah pemain terbaik yang pernah bermain bersama dia, tanpa ragu Giggs menjawab: "Ronaldo," ujar dia kepada Daily Star.

Meski tidak terlalu lama bermain bersama Ronaldo, Giggs sudah menyadari betapa hebatnya kapten Portugal tersebut. Dia langsung kagum begitu melihat Ronaldo yang baru saja tiba di MU beberapa tahun silam.

"Dia adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Namun, pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya secara keseluruhan di MU adalaah Paul Scholes."

2 dari 2

Scholes

Kendati demikian, terlepas dari semua kehebatan Ronaldo, Giggs menjelaskan bahwa pemain terbaik MU bukanlah Ronaldo, melainkan Paul Scholes. Dia menyoroti satu kemampuan utama Scholes adalah kecerdikannya.

"Paul Scholes sangat cerdas. Dia tidak terlalu cepat tetapi dia tahu ke mana bola akan mendarat dan dia tahu apa yang akan dia perbuat begitu bola datang padanya," tutup Giggs.

Sayangnya, kecerdasan Scholes itu tampaknya tidak berlaku di dunia kepelatihan. Hingga kini Scholes lebih sering jadi kritikus sepak bola, dia beberapa kali gagal saat menjajal jadi pelatih.