
- Bek Chelsea Antonio Rudiger mengaku lelah melihat gaya main ala Maurizio Sarri masih kerap dibanding-bandingkan dengan gaya Antonio Conte.
Setelah tiba di Stamford Bridge, Sarri mengubah skema taktik The Blues. Ia kini memainkan pola 4-3-2.
Ia juga berusaha mengimplementasikan ide Sarri-ball. Sejauh ini hasilnya cukup memuaskan bagi Chelsea.
The Blues sukses dibawanya selalu meraih kemenangan di tiga pertandingan di liga. Sekarang Chelsea ada di peringkat tiga klasemen sementara EPL.
Seruan Rudiger

Dari tiga laga itu, Rudiger selalu dimainkan oleh Sarri. Termasuk di pertandingan lawan Newcastle akhir pekan kemarin.
Bek asal Jerman ini mengaku senang dengan perkembangan Chelsea di bawah asuhan Sarri. Oleh karena itulah ia pun meminta orang-orang agar fokus saja pada prestasi The Blues sekarang ini dan tak perlu lagi melihat ke belakang.
"Berhenti membanding-bandingkan. Saya tidak ingin berbicara tentang masa lalu," tegasnya seperti dilansir Goal International.
"Seperti yang Anda lihat, kami melakukan banyak penguasaan bola dan mencoba melakukan pressing tinggi," seru Rudiger.
Pertanda Bagus

Saat main di St James' Park kemarin, Newcastle sempat menyamakan skor dengan cepat. Akan tetapi pada akhirnya Chelsea bisa memenangkan laga dengan skor 2-1.
Menurut Rudiger, laga itu sulit. Namun ia melihat laga itu telah menunjukkan bahwa Chelsea sudah siap menjalani musim yang baru di bawah asuhan Sarri.
"Ya, itu pertanda baik [untuk bisa menang]. Itu berarti kami siap - itu adalah pertandingan yang sulit tetapi pada akhirnya, dengan sedikit keberuntungan, kami sepenuhnya layak menerima kemenangan ini."
"Tetapi jika Anda melihat seluruh permainan, saya tidak akan mengatakan bahwa itu adalah buah keberuntungan. Laga per laga saya pikir kami menjadi lebih baik dan itulah target kami."
"Sebelum pertandingan internasional, kami akan mencoba untuk memenangkan semua pertandingan kami dan kemudian datang kembali setelahnya dan melanjutkan lagi. Pada akhirnya, tiga poin lebih penting karena performa yang bagus pasti akan datang sendiri."
Berita Video

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya / Marcus Gideon berhasil meraih medali emas usai menyingkirkan Fajar / Rian.
(gl/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 25 Januari 2026 08:00 -
Liga Inggris 25 Januari 2026 07:00Arsenal vs Man Utd: Fokus Lini Tengah, Finishing, dan Bola Mati
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 25 Januari 2026 09:39 -
Liga Spanyol 25 Januari 2026 09:24 -
Liga Spanyol 25 Januari 2026 09:06 -
Liga Italia 25 Januari 2026 08:00 -
Bulu Tangkis 25 Januari 2026 07:59 -
Bola Indonesia 25 Januari 2026 07:40
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsena...
- Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecat...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482654/original/086495400_1769236414-IMG-20260120-WA0263.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482729/original/023793800_1769243155-IMG_6069.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482983/original/091728200_1769312614-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_09.59.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5368344/original/032314400_1759374030-M7_World_Championship_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5331907/original/052529600_1756451385-sahroni.jpg)

