Sempat Bidik Arnautovic, Bukti Man United Memang Lagi Aneh!

Richard Andreas | 18 Agustus 2022 06:00
Selebrasi gol Marko Arnautovic pada laga Bologna vs Inter Milan di laga tunda pekan ke-25 Serie A musim 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Pencarian striker baru jadi salah satu fokus Manchester United musim panas ini. Masalahnya, hingga kini Setan Merah belum juga mendapatkan pemain yang tepat.

Ada beberapa nama pemain yang sempat dihubungkan dengan MU, sebut saja Benjamin Sesko, Marko Arnautovic, dan yang terbaru Pierre-Emerick Aubameyang.

Di antara beberapa nama tersebut, Arnautovic dianggap paling mengejutkan, setidaknya menurut Luke Chadwick. Mantan gelandang MU itu merasa pergerakan transfer klub cukup aneh.

Chadwick menilai bahwa MU sebagai klub sekarang berada dalam kondisi aneh dan mengkhawatirkan, apa maksudnya?

1 dari 3 halaman

Situasi aneh

Kabar pendekatan MU terhadap Arnautovic memang sempat mencuat sekitar sepekan yang lalu. Jelas gosip ini mengejutkan fans ketika pertama kali terdengar.

Chadwick pun merasa demikian. Arnautovic tidak lagi muda dan sudah pernah mencoba bermain di Liga Inggris.

"Saya tidak menyebut dia [Arnautovic] sebagai pemain buruk, tapi sepertinya pergerakan transfer ini cukup aneh," buka Chadwick di CaughtOffside.

"Membaca kabar transfer itu, rasanya klub sengaja membocorkannya untuk melihat reaksi fans, dan situasi ini tampak benar-benar aneh."

2 dari 3 halaman

MU yang tidak jelas

Kebutuhan MU untuk striker baru memang jadi salah satu kekhawatiran fans musim panas ini, terlebih didorong dengan gosip kepergian Cristiano Ronaldo. Namun, Chadwick merasa klub terlalu memaksakan situasi.

"Sepertinya MU mulai putus asa mencari striker baru, mungkin dalam upaya menggantikan Cristiano Ronaldo. Namun, jelas keseluruhan situasi ini tampak aneh," sambung Chadwick.

"Situasi klub terlihat sangat positif dengan adanya manajer baru, tapi selain itu tidak banyak hal yang berubah."

"Bukan Ten Hag yang salah, hanya situasi klub yang sekarang benar-benar aneh," tandasnya.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR