FOLLOW US:


Sterling vs Gomez, Rivalitas Klub Bakal Merusak Timnas Inggris Lagi?

13-11-2019 09:00

 | Richard Andreas

Sterling vs Gomez, Rivalitas Klub Bakal Merusak Timnas Inggris Lagi?
Raheem Sterling (kiri) berseteru dengan Joe Gomez dalam laga antara Manchester City melawan Liverpool di ajang Premier League, Minggu (10/11/2019). © AP Photo

Bola.net - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate terpaksa membuat keputusan ekstrem terkait perselisihan Raheem Sterling dengan Joe Gomez. Southgate mencoret nama Sterling pada daftar skuad untuk duel kontra Montenegro pekan ini.

Perselisihan Sterling dan Gomez ini dimulai sejak level klub, tepatnya pasca duel Liverpool vs Manchester City akhir pekan lalu. Sterling tampaknya masih emosional usai Man City dihajar 1-3 di Anfield.

Emosi Sterling belum mereda dan akhirnya berdampak buruk. Di pemusatan latihan Timnas Inggris, Sterling menyerang Gomez dengan kata-kata provokatif.

Insiden ini terjadi di kantin, yang berarti disaksikan banyak pemain lain. Untung Southgate bisa segera bertindak, jika tidak keharmonisan skuad bakal rusak.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Melepas Rivalitas

Insiden Sterling vs Gomez ini dikomentari oleh Gary Neville, mantan pemain Manchester United yang juga pernah membela The Three Lions. Neville membandingkan situasi sekarang dengan zamannya dahulu, di era generasi emas.

Bagi Neville, pemain yang dipanggil timnas harus berusaha melepas kostum klub mereka saat berlatih bersama pemain-pemain lain. Dia tahu rivalitas klub ini bisa berdampak buruk pada timnas, pelatih harus berani.

"Pesan Southgate sudah jelas: dia tidak mau menerima rivalitas klub masuk ke Timnas Inggris," buka Neville kepada Sky Sports.

"Dahulu saya merupakan bagian tim MU yang terlibat rivalitas sengit dengan Liverpool dan Chelsea, saat itu ada yang merasa bahwa rivalitas tersebut berlanjut ke timnas."

2 dari 2

Optimistis

Jika dibandingkan dengan era generasi emas itu, Neville yakin insiden Sterling vs Gomez ini tidak ada apa-apanya. Sebab itu dia tidak terlalu khawatir, yakin masalah ini bakal tuntas lebih cepat.

"Saya kira rivalitas sengit itu sudah tidak mengganggu timnas dalam tiga atau empat tahun terakhir. Saya kira sekarang para pemain lebih sering bergaul di luar pertandingan, mereka sudah saling mengenal sejak masih muda," imbuh Neville.

"Ketika kami bermain dahulu, situasinya jauh lebih buruk. Anda bisa membayangkan, jika MU melawan Liverpool di hari Minggu kemudian saya, Paul Scholes, Nicky Butt, David Beckham, bertemu dengan Steven Gerrard, Jamie Carragher, dan Robbie Fowler."

"Tidak ada hubungan baik di antara kami dan kami tidak benar-benar senang berada di dekat satu sama lain," tandasnya.

Sumber: Sky Sports