Umbar Banyak Kebobrokan Manchester United, Rangnick Diminta Tutup Mulut

Yaumil Azis | 10 Mei 2022 00:47
Pelatih interim Manchester United, Ralf Rangnick (c) AP Photo

Bola.net - Belakangan ini, Ralf Rangnick cukup aktif membicarakan masalah Manchester United di balik layar. Kelakuan pria asal Jerman tersebut membuat legenda klub, Rio Ferdinand, gerah.

Jarang ada pelatih yang mengumbar rahasia dapur sebuah klub secara blak-blakan dengan alasan beragam. Seperti menjaga keharmonisan tim atau mempertahankan citra klub sehingga tidak terlihat berantakan di hadapan publik.

Jadi, apa yang dilakukan Rangnick dalam konferensi pers baik sebelum atau setelah Manchester United bertanding membuat publik terkejut. Walaupun ini memanjakan fans, karena mereka bisa tahu apa yang terjadi di balik layar klub saat ini.

Mereka perlu tahu karena Manchester United tengah buruk saat ini. Cristiano Ronaldo dkk hampir dipastikan absen dari ajang Liga Champions musim depan dan sedang berada di peringkat enam dalam klasemen Premier League.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Hormati Orang di Klub

Rangnick mengumbar banyak kebobrokan Manchester United di balik layar kepada awak media. Beberapa fans mungkin akan senang mengetahui hal ini, tapi tidak demikian dengan Rio Ferdinand yang kini bekerja sebagai pandit.

Menurut Ferdinand, apa yang dilakukan Rangnick tidak etis. Apalagi saat ini ia masih menyandang status sebagai pelatih kepala Manchester United.

"Saya tidak sepakat dengan cara dia mengudarakan pakaian kotor di publik sementara dia masih duduk di kursi panas itu, saat dia masih berada di sana," kata Ferdinand dalam kanal Youtube Vibe with FIVE.

"Kadang menyenangkan buat fans, anda ingin mendapatkan sedikit wawasan [soal itu], tapi ada informasi yang dia biarkan keluar [harusnya tidak]. Anda masih menjabat, kawan, santai, hormati orang-orang di sekitar anda."

2 dari 2 halaman

Menghindar dari Tanggung Jawab

Kritik Rangnick seolah menggambarkan bahwa keterpurukan Manchester United musim ini bukan salahnya. Ferdinand pun menegaskan kalau pria berumur 63 tahun itu harus ikut memikul tanggung jawab.

"Saya sudah mengatakan ini beberapa pekan yang lalu, dia berbicara banyak hal hingga hampir menjauhkan diri dari tanggung jawab. Namun dia harus menerima sedikit tanggung jawab bahwa tim telah memburuk sejak dia di sini."

"Untuk semua pekerjaan hebat yang dia lakukan di klub sebelumnya, banyak berkaitan dengan perekrutan pemain. Dia direkrut untuk jadi pelatih dan mengasuh tim ini dan mengarahkan mereka ke Liga Champions. Dia gagal soal itu, dan itu tidak bisa dibantah."

"Namum kemudian dia mengalihkan kesalahan ke semua tempat dan itulah bagian yang menurut saya kurang menyenangkan," pungkas Ferdinand.

(Vibe with FIVE via Metro.co.uk)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR