FOLLOW US:


Zlatan Ibrahimovic: MU Harus Move On dari Sir Alex Ferguson!

19-03-2019 21:40
Zlatan Ibrahimovic: MU Harus Move On dari Sir Alex Ferguson!
Sir Alex Ferguson © Ist

Bola.net - Mantan penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic meminta seluruh elemen klub untuk move on dari Sir Alex Ferguson. Zlatan menilai Sir Alex sudah menjadi masa lalu bagi United, dan setan merah harusnya menatap ke depan bukannya terpaku ke masa lalu.

Sir Alex Ferguson bisa dikatakan sebagai salah satu manajer tersukses Di Manchester United dan di seluruh dunia. Di bawah kepemimpinannya, ia berhasil membuat Setan Merah meraih sejumlah trofi bergengsi seperti 13 trofi Liga Inggris dan dua trofi Liga Champions.

Namun semenjak pelatih asal Skotlandia ini pensiun di tahun 2013 silam, performa United jeblok. Meski sempat ditangani tiga pelatih top, United hanya mampu memenangkan satu gelar FA Cup, satu gelar Piala Liga dan satu gelar Liga Europa.

Zlatan percaya bahwa United harus melepaskan diri dari bayang-bayang Fergie untuk meraih kesuksesan di masa depan. "Semua yang terjadi di klub ini selalu dihakimi dengan apa yang terjadi di era Ferguson," ujar Zlatan seperti yang dikutip The Mirror.

Baca komentar lengkap sang striker gaek di bawah ini.

1 dari 2

Fergiesentris

Zlatan yang pernah dua musim membela Manchester United mengaku heran dengan kegagalan MU untuk move on dari Sir Alex Ferguson.

Ia merasa ketergantungan United terhadap Ferguson menjadi sebab klub ini kesulitan kembali ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

"Orang-orang selalu bilang bahwa jika Ferguson masih ada di klub, maka hal-hal ini tidak akan terjadi. Mereka juga bilang Ferguson tidak akan melakukan hal ini dan Ferguson akan melakukan itu. Semuanya selalu tentang Ferguson."

2 dari 2

Move On

Zlatan sendiri menilai United harus melupakan ketergantungan mereka terhadap Fergie dan membentuk identitas tim yang baru agar mereka bisa menjadi juara di masa depan.

"Jika saya berada di sana, saya akan mengatakan bahwa saya tidak memiliki Ferguson lagi. Saya datang ke klub ini untuk membuat sejarah saya sendiri dan saya ingin membuat kisah saya sendiri."

"Saya tidak ingin mendengar apa yang terjadi sebelumnya di sini, karena saya ingin melakukan apa yang terjadi saat ini dan memiliki mentalitas yang baru. Ferguson memang memiliki tempat di sejarah klub ini namun klub ini terus berjalan. Klub ini harus mencari identitas mereka sendiri dan itu sangat sulit." tandasnya.