
Bola.net - Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, nampaknya tahu persis kapan ia harus mengakhiri karir sepakbolanya. Dan itu bukan dalam waktu dekat ini.
Buffon menghabiskan hampir seluruh karir sepakbolanya bersama Juventus. Pada tahun 2018 lalu, ia sempat hengkang dari Turin guna memenuhi pinangan dari klub raksasa asal Prancis, PSG.
Setelah menghabiskan waktu satu musim di Paris, Buffon kembali bergabung dengan Juventus. Namun perannya saat ini tidak lagi menjadi kiper utama, melainkan hanya pelapis dan dimainkan pada beberapa kesempatan saja.
Posisi kiper utama sekarang dipegang oleh kiper berdarah Polandia, Wojciech Szczesny. Kemampuan Buffon memang terlihat menurun karena usianya tidak lagi muda, namun pengalamannya masih sangat dibutuhkan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Belum Waktunya untuk Berhenti
Pada Kamis (19/11/2020), Buffon merayakan 25 tahun dirinya berkarir dalam industri sepak bola. Ia mencatatkan debutnya dalam ajang profesional bersama klub pertama yang juga berperan dalam membesarkan namanya, Parma.
Laga debut Buffon sendiri tidaklah mudah. Pada saat itu, Nevio Scala selaku pelatih Parma memberikan kesempatan tampil saat melawan AC Milan. Namun Buffon berhasil membuktikan kualitasnya dengan catatan clean sheet.
Waktu mencatatkan debutnya, Buffon masih berusia 17 tahun. 25 tahun berselang, ia tak kunjung gantung sepatu dan masih berniat melanjutkan karirnya yang sudah berlangsung sangat panjang.
"Saat saya melakukan debut di Serie A, dunia sudah benar-benar berbeda. Baru 25 tahun terlewati. 9132 hari, 219.168 jam (dan ini belum berakhir...)," tulis Buffon di akun media sosial Twitter miliknya.
Quando ho debuttato in Serie A, il mondo era completamente diverso.
— Gianluigi Buffon (@gianluigibuffon) November 19, 2020
Eppure sono passati solo 25 anni. 9132 giorni. 219.168 ore (e ancora non è mica finita...😜)
Facciamo un tuffo nel passato insieme...#Buffon1995 #TBT pic.twitter.com/krVw2zy95k
Meraih 25 Trofi Bergengsi
Dalam karirnya yang panjang, Buffon telah merasakan banyak gelar bergengsi. Sebanyak 25 trofi pernah ia angkat, sebagian besar didapatkan bersama Bianconeri. Pada level klub, hanya Liga Champions yang belum ia menangkan.
Buffon pernah berada sangat dekat dengan trofi Liga Champions sebanyak tiga kali. Pertama pada musim 2002/03, di mana Juventus kalah di tangan rival bebuyutannya, Milan, pada babak final lewat drama adu penalti.
Musim 2014/15 dan 2016/17 menjadi masa di mana Juventus menelan kekalahan atas dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Meski demikian, Buffon punya satu gelar bergengsi yang bisa ia banggakan.
Ya, Buffon adalah salah satu pemain yang turut membantu Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Ia turut bermain waktu Gli Azzurri meraih kemenangan lewat adu penalti yang dramatis melawan Prancis di babak final.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Juventus Mau Pulangkan Paul Pogba? Emang Ada Duitnya?
- Masa Depan Tidak Jelas di Juventus, Sami Khedira Ingin Merantau ke Inggris
- 7 Rekor Milik Cristiano Ronaldo yang Mustahil Dilampaui Lionel Messi
- Balada Cinta Alvaro Morata - Alice Campello: Penantian dan Pengorbanan Sang Bomber
- 3 Raksasa Serie A Rebutan Emerson Palmieri, Salah Satunya Juventus
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

