FOLLOW US:


5 Momen Terbaik Del Piero, Dari Piala Dunia 2006 Hingga Standing Ovation di Bernabeu

12-06-2020 14:40

 | Yaumil Azis

5 Momen Terbaik Del Piero, Dari Piala Dunia 2006 Hingga Standing Ovation di Bernabeu
Alessandro Del Piero saat bermain sepakbola pantai dalam rangkaian UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken di Bali © Bola.net/Reza Bachtiar

Bola.net - Tidak bisa dimungkiri kalau Alessandro Del Piero adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Juventus. Pemain berkebangsaan Italia itu juga memiliki sejumlah momen menarik yang pantas untuk dikenang.

Del Piero bergabung dengan Juventus pada tahun 1993, tepat setelah direkrut dari Padova. Ia tidak pernah berganti seragam sampai menjelang akhir karirnya, di mana Del Piero memutuskan untuk hijrah ke Italia.

Sebanyak 16 gelar dari berbagai kompetisi telah diberikan Del Piero kepada klub berjuluk Bianconeri tersebut. Selain itu, ia juga membukukan total 290 gol dari 705 penampilan di semua kompetisi.

Selama 19 tahun Del Piero memperkuat raksasa Italia itu. Tentu saja, ada banyak momen manis dan pahit yang pernah ia rasakan. Berikut ini adalah beberapa momen terbaik di sepanjang karir Del piero.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 5

Si Pangeran Monaco - 1998

1998 menjadi momen keemasan Del Piero di dunia sepak bola. Bagaimana tidak, ia berhasil mengantongi total 32 gol hanya dari 47 penampilan di semua kompetisi. Bukan cuma itu, Del Piero juga menjadi top skorer Liga Champions.

Laga kontra Monaco menjadi saat di mana ia menunjukkan aksi terbaiknya. Sebagai informasi, Juventus berhadapan dengan klub asal Prancis itu pada babak semi-final Liga Champions. Jika ditotal, Del Piero mencetak empat gol dalam duel dua leg tersebut.

Pada leg pertama, Del Piero mengantongi hat-trick yang salah satunya dicetak melalui tendangan bebas. Lalu pada leg kedua, ia kembali menjebol gawang Monaco dengan tendangan voli yang memukau.

2 dari 5

Del Piero Mempermalukan Hierro - 2003

Bisa dikatakan, Real Madrid merupakan rival bebuyutan Juventus di pentas Liga Champions. Keduanya cukup sering bertemu baik di babak grup maupun fase gugur.

Pada tahun 2003, Real Madrid nampak begitu perkasa. Klub raksasa Spanyol itu dijuluki Los Galacticos karena memiliki banyak pemain bintang seperti Ronaldo, Luis Figo, Zinedine Zidane hingga Raul Gonzalez.

Namun mereka tetap tidak berkutik di hadapan Juventus. Pertemuan antara keduanya terjadi pada babak semi-final. Harapan Juventus sedikit terkubur setelah kalah pada leg pertama dengan skor tipis 1-2.

Pada leg kedua, mereka bangkit. Juventus berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 dan melaju ke final. Pada laga itu, Del Piero mempermalukan Fernando Hierro dengan gocekannya sebelum mencetak gol kedua Juventus.

3 dari 5

Mengubur Jerman di Piala Dunia - 2006

Kendati sudah merasakan segelimang kesuksesan bersama Juventus, namun Del Piero harus menanti cukup lama untuk meraih prestasi di pentas internasional. Ia baru bisa meraih trofi Piala Dunia pertamanya pada tahun 2006.

Pengalaman Del Piero, yang kala itu sudah berusia 31 tahun, tidak cukup baik. Marcello Lippi selaku pelatih lebih sering mencadangkan dia. Meski begitu, ia tetap memberikan performa terbaik saat diberi kesempatan.

Kesempatan datang pada babak semi-final kontra Jerman. Saat itu, pertandingan berlangsung sengit hingga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Lalu pada menit ke-119, Italia mencetak gol pertamanya lewat Fabio Grosso.

Jelas, Jerman tidak memiliki waktu banyak untuk mencetak gol balasan. Namun mereka tetap berjuang dan menyerang sampai menit akhir. Sayangnya, malah Italia yang berhasil mencetak gol tambahan lewat tembakan melengkung Del Piero.

4 dari 5

Standing Ovation di Bernabeu - 2008

Juventus tidak dalam keadaan baik setelah kembali ke Liga Champions. Bagaimana tidak, dua tahun sebelumnya, klub yang diasuh Claudio Ranieri tersebut dibenamkan ke Serie B karena kasus Calciopoli.

Situasinya kian buruk karena Juventus harus bertemu Real Madrid pada fase grup Liga Champions. Namun berkat Del Piero, Juventus setidaknya boleh berbangga hati meskipun tidak tampil mencolok di kompetisi tersebut.

Del Piero bahkan mendapatkan standing ovation sewaktu bertandang ke Bernabeu. Juventus menang dengan skor 2-0 pada laga tersebut, yang semua golnya dikantong oleh Del Piero seorang diri.

Gol pertamanya dicetak dengan sepakan yang menyasar ke sudut kiri bawah gawang Real Madrid. Sementara gol kedua tercipta lewat tendangan bebas melengkung yang membuat Iker Casillas terpaku.

5 dari 5

Gol ke Gawang Fiorentina - 1994

Selang setahun sejak kedatangannya dari Padova, publik mulai menyadari bahwa Del Piero muda adalah 'sesuatu'. Julukan Il Pinturicchio ia dapatkan saat bertemu Fiorentina pada tahun 1994.

Juventus sempat tertinggal 0-2. Namun Gianluca Vialli membuat kedudukan berubah menjadi imbang. Lalu, datanglah Del Piero yang mencetak gol indah lewat tembakan first time.

Arah tubuh Del Piero pada saat itu sebenarnya tidak begitu ideal, apalagi untuk menerima umpan melambung sejauh 50 yard. Namun dengan satu sentuhan kaki kanan, ia bisa membubuhkan namanya di papan skor dengan indah.

(Goal International)