
Bola.net - Kemenangan dramatis diraih AC Milan saat menjamu Torino pada pekan ke-30 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (22/03/2026). Rossoneri menang tipis dengan skor 3-2 setelah melalui duel penuh tensi tinggi.
Hasil ini terasa sangat penting bagi Milan yang sebelumnya terpukul usai kalah dari Lazio. Mereka sempat kesulitan di awal laga sebelum akhirnya bangkit di babak kedua.
Gol pembuka datang dari Strahinja Pavlovic yang mencetak gol spektakuler dari jarak jauh. Namun, Torino sempat menyamakan skor lewat Giovanni Simeone sebelum turun minum.
Di babak kedua, Milan tampil lebih tajam dengan gol dari Adrien Rabiot dan Youssouf Fofana. Meski Nikola Vlasic memperkecil skor lewat penalti, Milan tetap mengamankan tiga poin.
Berikut sejumlah pelajaran dari duel Milan vs Torino tersebut.
Rabiot Memang Krusial Bagi Milan

Kehadiran Adrien Rabiot kembali menunjukkan betapa pentingnya peran gelandang asal Prancis tersebut. Setelah absen di laga sebelumnya, dampaknya langsung terasa saat ia kembali ke lapangan.
Rabiot bukan hanya mencetak gol penting, tetapi juga menjadi penghubung utama dalam aliran bola Milan. Permainannya membuat lini tengah lebih hidup dan memberi ruang bagi rekan setim untuk berkembang.
Dengan Rabiot di lapangan, ritme permainan Milan menjadi lebih stabil. Bahkan Luka Modric terlihat lebih leluasa dalam mengatur tempo permainan.
Gol yang dicetak Rabiot menjadi bukti konkret kontribusinya di momen krusial. Ia sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya adalah pemain yang bisa diandalkan dalam situasi genting.
Pavlovic Terus Jadi Senjata Rahasia Milan

Strahinja Pavlovic kembali membuktikan dirinya bukan sekadar bek tengah biasa. Ia tampil dominan, baik dalam bertahan maupun membantu serangan.
Gol roket yang ia cetak menjadi pembuka jalan bagi Milan. Selain itu, pergerakannya di sisi kiri sering membantu tim keluar dari tekanan lawan.
Namun, ada sedikit noda dalam penampilannya saat ia dianggap melakukan pelanggaran yang berujung penalti. Meski keputusan tersebut terbilang tipis, itu menjadi catatan yang harus diperbaiki.
Terlepas dari itu, performa Pavlovic tetap layak mendapat pujian. Ia terus berkembang dan berpotensi menjadi pilar utama lini belakang Milan.
Bartesaghi Tunjukkan Kematangan yang Menjanjikan

Davide Bartesaghi tampil solid saat dipercaya mengisi posisi bek kiri sejak awal laga. Ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan performa disiplin.
Dalam fase bertahan, Bartesaghi menunjukkan konsistensi yang jauh lebih baik. Ia mampu menjaga area pertahanannya dengan rapi dibandingkan opsi lain.
Meski tidak terlalu menonjol dalam menyerang, kontribusinya tetap terasa. Ia membantu menjaga penguasaan bola di momen krusial saat Milan mencoba mempertahankan keunggulan.
Ada satu keputusan yang kurang tepat di akhir laga ketika ia memilih menembak sendiri. Namun secara keseluruhan, performanya menunjukkan peningkatan signifikan.
Sinar Pulisic dan Fofana

Christian Pulisic akhirnya memberikan kontribusi nyata setelah periode sulit. Ia mencatat assist penting yang membuka jalan bagi gol Rabiot.
Pergerakan tanpa bolanya menjadi kunci dalam menciptakan peluang. Momen tersebut bisa menjadi titik balik bagi performanya musim ini.
Sementara itu, Youssouf Fofana juga tampil impresif dengan mencetak gol ketiga Milan. Penyelesaian akhirnya menunjukkan ketenangan yang selama ini kerap dipertanyakan.
Selain gol, Fofana juga berperan besar dalam membuka ruang bagi rekan-rekannya. Mobilitasnya di lini tengah menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan ini.
Belajar dari Kesalahan, Allegri Bungkam Kritik

Massimiliano Allegri menunjukkan respons positif setelah kritik yang ia terima sebelumnya. Kali ini, keputusan yang diambil terbukti tepat.
Pergantian pemain dilakukan lebih cepat dan efektif. Salah satunya adalah keputusan mengganti pemain yang berisiko kartu merah.
Penyesuaian taktik juga terlihat lebih fleksibel sepanjang pertandingan. Perpindahan taktik dari 3-5-2 ke 4-3-3 membuat Milan mampu mengontrol jalannya laga di babak kedua.
Yang paling menonjol, Milan tidak mengendurkan tekanan setelah unggul. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding laga-laga sebelumnya yang sering berujung kehilangan poin.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- Strahinja Pavlovic Curi Perhatian Chelsea Usai Tampil Gemilang Bersama Milan
- Shevchenko Soroti Peran Rafael Leao di Milan, Tegaskan Bukan Striker Murni
- Duel Lawan Napoli Bisa Tentukan Arah Perburuan Scudetto Bagi AC Milan
- Kritik Brutal Di Canio Pada Rafael Leao: Milan Lebih Baik Tanpa Dirinya
- Inter Milan Terjebak Tren Negatif, Puasa Kemenangan Terburuk Sejak 2023
- Saingi AC Milan dan Inter Milan, Aston Villa Masuk Perburuan Mario Gila
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

