
Bola.net - Ada satu benang merah yang semakin sulit dibantah di AC Milan musim ini. Ketika Luka Modric tidak berada di atas lapangan, performa Rossoneri cenderung menurun dan arah permainan menjadi kabur.
Kehadiran Modric sejak musim panas sempat memantik keraguan. Faktor usia membuat sebagian pihak mempertanyakan relevansinya di Serie A. Namun, waktu justru membuktikan sebaliknya.
Di usia 40 tahun, Modric masih berada di level elite. Ia bukan sekadar pelengkap, melainkan pusat gravitasi permainan Milan, baik dalam laga besar maupun pertandingan yang secara teoritis lebih ringan.
Tanpa Modric, lini tengah Milan terasa pincang. Bukan hanya dari sisi kualitas teknis, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan dan dorongan mental yang ia berikan kepada rekan-rekannya.
Ketergantungan Milan pada Sang Maestro

Ketergantungan AC Milan terhadap Luka Modric tercermin jelas dari sejumlah hasil pertandingan. Pagi ini, Gazzetta dello Sport menyoroti fakta bahwa Rossoneri kerap kesulitan ketika sang gelandang tidak menjadi starter.
Di Coppa Italia, Modric tidak masuk starting XI dan Milan tersingkir oleh Lazio. Skenario serupa terjadi saat melawan Napoli di Arab Saudi, serta pada laga liga terbaru kontra Fiorentina.
Rangkaian hasil tersebut mempertegas satu hal: absennya Modric membuat struktur permainan Milan kehilangan keseimbangan. Tempo menjadi tidak terkontrol dan pengambilan keputusan di lini tengah menurun drastis.
Statistik yang Menjelaskan Dampak Modric

Peran Modric bukan sekadar terasa secara visual, tetapi juga terkonfirmasi lewat angka. Massimiliano Allegri membutuhkan gelandang yang mampu mengatur ritme dengan kecerdasan tinggi, dan Modric menjalankan peran itu dengan sempurna.
Ia memimpin statistik umpan di hampir semua kategori: dari umpan pendek, panjang, progresif, hingga umpan silang. Kendali permainan Milan kerap berada di kakinya, membuat alur serangan lebih terstruktur.
Data poin pun berbicara lantang. Dengan Modric di starting XI, Milan meraih 39 poin dari 18 laga Serie A, atau rata-rata 2,17 poin per pertandingan. Tanpa dirinya, rata-rata poin turun menjadi sekitar 1,4 per laga, menciptakan selisih signifikan sebesar 0,77 poin per pertandingan.
Lebih dari Sekadar Pemain Senior

Di klub lain, pemain seusia Modric mungkin hanya dianggap aset berharga. Namun, di AC Milan, perannya jauh melampaui itu. Ia adalah penentu arah, pengatur tempo, sekaligus standar kualitas di ruang ganti.
Absennya Modric tidak hanya mengurangi kreativitas, tetapi juga intensitas tuntutan terhadap rekan setim. Ia menjadi referensi profesionalisme dan konsistensi yang sulit digantikan.
Fakta-fakta tersebut menegaskan satu kesimpulan kuat: selama Milan masih mengandalkan stabilitas dan kontrol permainan, Luka Modric tetap menjadi figur sentral. Usia boleh bertambah, tetapi pengaruhnya di San Siro belum tergantikan.
Sumber: SempreMilan
Klasemen Serie A 2025/2025
Baca Ini Juga:
- Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Ulasan Pemain Juventus: Clean Sheet Di Gregorio, McKennie Nyaris Sempurna, David Kembali Tajam
- Rapor Pemain Juventus saat Hajar Cremonese: Thuram dan McKennie Menggila
- Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 18 Juli 2026 18:00Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
-
Liga Italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
Liga Italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
Liga Italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
-
italia 18 Juli 2026 18:00Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
-
italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:33Tepergok Curi Motor di Setiabudi, 2 Pria Babak Belur Diamuk Massa
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:29Ketua IDI TTU Diperiksa, Ungkap Laporan Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3910506/original/017346000_1642741912-motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302653/original/019167900_1784600959-175027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
