AC Milan Paling Minim Pergantian Pemain di Serie A: Sebuah Fakta dan Bagaimana Allegri Menanggapinya

Bola.net - Data terbaru menunjukkan bahwa AC Milan menjadi tim dengan penggunaan pergantian pemain paling sedikit di Serie A musim 2025/2026 sejauh ini. Statistik itu langsung memunculkan perdebatan mengenai kedalaman skuad dan efektivitas rotasi yang diterapkan Massimiliano Allegri. Meski begitu, sang pelatih menegaskan tidak melihat hal tersebut sebagai masalah besar.
Dalam 12 pertandingan pertama musim ini, Milan hanya melakukan 42 pergantian pemain dari total 60 kesempatan yang tersedia. Angka tersebut bukan hanya menjadi yang paling rendah di liga, tetapi juga semakin menebalkan kritik tentang terbatasnya jumlah pemain outfield yang hanya berjumlah 19 sejak awal musim. Kondisi itu semakin terasa ketika badai cedera menerjang usai jeda internasional Oktober.
Walaupun demikian, Allegri memilih untuk tetap tenang. Menurutnya, skuad yang ada sudah mencukupi. Ia juga menegaskan bahwa pergantian pemain tidak selalu harus dilakukan. Situasi fisik pemain serta kebutuhan pertandingan jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kuota lima pergantian.
Statistik yang Memperlihatkan Minimnya Rotasi AC Milan

Data yang disajikan dalam laporan terbaru menunjukkan Milan berada di posisi terbawah Serie A dalam hal jumlah pergantian pemain. Dengan total 42 pergantian dari 12 laga—rata-rata 3,5 pergantian per pertandingan—Milan tertinggal 10 pergantian dari Parma yang berada satu tingkat di atas dengan 52 pergantian. Dibandingkan rival, jaraknya bahkan lebih mencolok: 16 pergantian di bawah Inter dan Napoli, serta 17 dari AS Roma.
Menariknya, Allegri menjadi satu-satunya pelatih di liga yang pernah hanya menggunakan dua pergantian pemain dalam satu laga. Dalam tujuh pertandingan lainnya, ia hanya menggunakan tiga pemain cadangan. Lima tim lain pernah melakukannya, tetapi hanya sekali sepanjang musim. Allegri sendiri baru memanfaatkan seluruh lima jatah pergantian pada tiga pertandingan.
Minimnya rotasi dinilai berkaitan erat dengan kedalaman skuad. Milan memilih merampingkan skuadnya pada musim panas lalu dan hanya mempertahankan 19 pemain outfield. Tanpa jadwal Eropa, keputusan itu dianggap cukup. Akan tetapi, badai cedera pada Oktober membuat skuad Milan berada dalam posisi lebih rentan.
AC Milan: Allegri Tetap Tenang dan Berikan Pembelaan

Ketika isu rotasi rendah dan kedalaman skuad kembali mencuat dalam konferensi pers jelang laga melawan Lazio, Allegri memberikan penjelasan terbuka. Ia menegaskan bahwa skuad Milan tidak sekecil yang dibicarakan banyak pihak.
“Ini sama sekali bukan skuad kecil. Kami telah kehilangan Rabiot, Pulisic, dan Estupinan dalam sebulan terakhir,” ujarnya.
Allegri juga menjelaskan bahwa pergantian pemain tidak harus dilakukan hanya untuk memenuhi formalisme. “Terkadang pergantian pemain dibutuhkan, tetapi terkadang tidak dibutuhkan, atau Anda melakukannya hanya sekadar melakukannya, dan itu tidak baik. Pergantian harus dilakukan saat dibutuhkan; terkadang tidak ada pertandingan yang membutuhkannya.”
Ia melanjutkan bahwa beberapa pemain kembali dari tugas internasional dalam kondisi fisik melemah. “Dalam sebulan terakhir, lima pemain kembali dari timnas dalam keadaan praktis mati. Saya tidak bisa memainkan mereka. Ukuran skuad ini sudah tepat. Klub sedang bekerja merencanakan seperti Milan dalam beberapa tahun terakhir.”
Menanggapi rencana bursa transfer, Allegri menegaskan pendekatan yang lebih selektif. “Januari adalah bursa yang aneh… Mendatangkan pemain yang tidak dibutuhkan… Kami memiliki pemain yang sedang berkembang dan mereka bisa memberikan lebih banyak pada paruh kedua musim.”
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Allegri tetap percaya diri dengan komposisi skuad saat ini. Walaupun angka menunjukkan Milan sangat minim rotasi, sang pelatih menilai efisiensi tetap menjadi prioritas.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Transformasi Trent Alexander-Arnold: Bagaimana Real Madrid Mulai Menemukan Versi Terbaiknya
- Mengapa Crystal Palace vs Man United Punya Jadwal Kick-off Tak Biasa? Fakta, Alasan, dan Dampaknya
- Chelsea vs Arsenal: 4 Pertanyaan Penting yang Harus Dicari Jawabannya oleh Maresca
- AC Milan Bidik Peluang Baru: Romano Ungkap Potensi Transfer Striker Borussia Dortmund
- AFC Setujui dengan Syarat: Laga AC Milan vs Como di Australia Semakin Dekat ke Kenyataan
- Kenan Yildiz Jadi Katalis Penting, tapi Kemenangan Juventus Tak Ditentukan Seorang Diri
- Mental Naik, Performa Terangkat: Juventus Mulai Menemukan Ritmenya
- Juventus Tanpa Vlahovic di Laga Kontra Bodo/Glimt: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
- This is Arsenal: Pemuncak Klasemen Premier League dan Liga Champions
- Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Mei 2026 00:00Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
-
Liga Italia 30 Mei 2026 22:27Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 31 Mei 2026 00:35Gol Spesial Kai Havertz di Final Liga Champions
BERITA LAINNYA
-
italia 30 Mei 2026 22:27Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
-
italia 29 Mei 2026 18:26Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
-
italia 29 Mei 2026 08:11Inter Milan dan Liverpool Semakin Dekat Sepakati Transfer Curtis Jones
-
italia 29 Mei 2026 07:46Dari Conte ke Allegri, Napoli Mengulang Jejak Sejarah Juventus
-
italia 29 Mei 2026 01:00Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
SOROT
-
Liputan6 30 Mei 2026 20:00Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal di Vidio
-
Liputan6 30 Mei 2026 19:00Tempat Menonton PSG vs Arsenal, Sabtu 30 Mei 2026 Pukul 23.00 WIB
MOST VIEWED
Masterclass Atalanta: Ederson Dibeli Hanya Rp456 Miliar, Dijual ke Manchester United Rp1.09 Trilun
Juventus Fix Bakal Cuci Gudang di Musim Panas, Tapi 2 Pemain Ini Tidak Dijual!
Here We Go! Massimiliano Allegri Jadi Pelatih Baru Napoli Pasca Dipecat Milan!
Kekacauan Besar di AC Milan: Allegri dan Ibrahimovic Dilaporkan Bentrok Fisik usai Rossoneri Gagal ke Liga Champions
HIGHLIGHT
6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dar...
Xabi Alonso ke Chelsea? Ini 5 Bintang Real Madrid ...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212739/original/051133800_1746656674-PSG_ARSENAL_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238447/original/092890900_1748720316-AP25151698766567.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203484/original/096368300_1745965426-ARSENAL_PSG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203485/original/044469100_1745965501-ARSENAL_PSG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212742/original/078332400_1746656788-PSG_ARSENAL_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7354325/original/017267700_1780135518-Screenshot_2026-05-30_165842.jpg)

